Lintasjejaring.Com – Puncak semangat kepanduan Jambore Daerah (Jamda) Kaltim 2025 terasa membara saat ribuan Pramuka mengikuti Apel Besar yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji. Di hadapan lautan tunas kelapa yang berbaris rapi, Wagub menegaskan bahwa Jamda adalah miniatur kehidupan nyata, sebuah ruang untuk menempa kemandirian dan membangun semangat kolaborasi.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Seno Aji dalam amanatnya mengingatkan bahwa esensi sejati dari Gerakan Pramuka melampaui sekadar kegiatan berkemah atau bernyanyi di sekitar api unggun. Menurutnya, jambore adalah kawah candradimuka yang sesungguhnya untuk melatih para pesertanya menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Jambore ini adalah laboratorium sosial kalian. Di sini kalian belajar memimpin dan dipimpin. Belajar mandiri saat harus menyelesaikan tugas tanpa bantuan orang tua, dan belajar berkolaborasi dengan teman dari suku dan daerah yang berbeda. Inilah bekal paling berharga yang tidak kalian dapatkan di dalam kelas,” tegas Seno Aji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, kemampuan untuk bekerja sama dalam tim adalah kunci keberhasilan di masa depan. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan di Jamda Kaltim 2025 dirancang untuk mendorong interaksi dan kerja sama, memupuk persatuan di antara generasi muda se-Kalimantan Timur.
Apel Besar ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjadikan Gerakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cakap dan terampil, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mandiri, serta mampu berkolaborasi untuk kemajuan bangsa.









