Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tim Polres Malinau saat meninjau lokasi MD pekerja proyek Stadion Malinau. (Dok.HumasPolres)

Foto: Tim Polres Malinau saat meninjau lokasi MD pekerja proyek Stadion Malinau. (Dok.HumasPolres)

Lintasjejaring.com, Malinau – Suasana di area proyek Stadion Sepak Bola, Jalan Pusat Pemerintahan, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, mendadak duka setelah seorang pekerja ditemukan meninggal dunia pada Selasa (8/9/2026) kemarin. Rabu (09/09/2026).

Korban diketahui berinisial IAB (46 tahun), pria asal Makassar yang bekerja dalam proyek pembangunan stadion tersebut dan selama ini tinggal di area proyek.

Sebelum meninggal, kondisi kesehatan korban sempat menurun. Ia bahkan mengeluhkan sakit pada bagian lambung kepada sejumlah rekannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Malinau melalui Kasi Humas Polres Malinau, Aiptu Subandi, mengatakan korban sempat meminta pertolongan kepada rekan-rekannya sekitar pukul 04.00 Wita.

Saat itu, korban meminta agar keluarganya dihubungi karena merasa kondisi tubuhnya semakin memburuk. Rekan-rekan korban kemudian berupaya menghubungi keluarga sekaligus mencari bantuan medis. Namun, sekitar pukul 04.30 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia.

” Dari hasil informasi yang dikumpulkan, korban sempat meminta agar keluarga korban dihubungi oleh rekan-rekan korban, karena kondisi yang semakin memburuk. Namun, setelah sekitar 30 menit, korban dinyatakan meninggal dunia,” ucap Kasi Humas Polres Malinau, Aiptu Subandi.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada kepolisian. Personel Polres Malinau bersama Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga:  Nama Pejabat Bank BJB Muncul Di Kasus Sritex, Perusahaan Angkat Bicara

Saat petugas tiba, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur sederhana yang berada di area tempat tinggal pekerja proyek.

Baca Juga:  Proyek Township 100 Hektare Di Samarinda Seberang Ditolak, Karang Taruna Soroti Risiko Longsor

Polisi tidak menemukan adanya situasi yang mengarah pada perkelahian ataupun tindak kekerasan di sekitar lokasi. Sejumlah obat-obatan juga ditemukan di sekitar tempat korban beristirahat.

Selain obat, petugas menemukan dua lembar resep yang diterbitkan oleh fasilitas kesehatan pada Senin (07/09/2026) kemarin, sehari sebelum korban meninggal.

Menurut keterangan sejumlah saksi, korban memang memiliki riwayat penyakit dan selama ini rutin mengonsumsi obat serta melakukan kontrol kesehatan.

“Dari keterangan saksi, korban semasa hidupnya memiliki riwayat penyakit dan rutin mengonsumsi obat-obatan serta melakukan kontrol kesehatan,” kata Subandi.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Malinau guna menjalani pemeriksaan visum luar.

Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi hanya menemukan luka pada telapak tangan kiri yang sebelumnya telah dibalut perban.

Baca Juga:  Tujuh Anggota Brimob Terbukti Langgar Kode Etik, Kasus Tewasnya Driver Ojol Affan Diusut Tuntas

Luka tersebut, berdasarkan keterangan saksi, muncul setelah tangan korban mengalami pembengkakan yang diduga akibat gigitan hewan.

Dari rangkaian pemeriksaan di lokasi maupun hasil visum luar, polisi tidak menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam kematian korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, korban diduga meninggal bukan karena peristiwa tindak pidana,” jelas Subandi.

Pihak keluarga korban yang berada di Makassar telah menerima informasi mengenai kematian IAB. Keluarga juga menyatakan menerima kepergian korban dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya dibawa menuju Makassar untuk dimakamkan.

Penulis : Dho/Mal

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta
Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan
Di Tengah Efisiensi Anggaran, PWI Kaltim Minta Dukungan Kepala Daerah Untuk Pers
Proyek Township 100 Hektare Di Samarinda Seberang Ditolak, Karang Taruna Soroti Risiko Longsor
Buka Puasa Dan Santunan, IKA PMII Kaltim Perkuat Solidaritas Internal
Kuasa Hukum AHK Soroti Inkonsistensi Saksi di Sidang Korupsi DBON Kaltim, Sebut Keterangan Berbeda Di BAP
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:08 WITA

MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:29 WITA

Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:31 WITA

Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA