Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

LintasJejaring.com, SIGI — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Dakwah Komisariat Kota Samarinda, menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7, yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (16/06/2026).

Berdasarkan data Kaji Cepat Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Sigi per pukul 20.29 WITA, gempa tersebut menyebabkan satu warga meninggal dunia, puluhan warga mengalami luka-luka, serta ratusan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Dari data sementara, sebanyak 466 rumah warga terdampak, terdiri dari 390 unit rusak ringan, 64 unit rusak sedang, dan 12 unit rusak berat. Kerusakan terbesar tercatat berada di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki dengan 336 rumah terdampak, serta Desa Tongoa, Kecamatan Palolo dengan 44 rumah rusak.

Selain rumah warga, gempa juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas publik dan tempat ibadah, yakni tiga masjid, 11 gereja, dua kantor, serta satu unit UMKM.

Koordinator Advokasi PMII Rayon Dakwah Komisariat Kota Samarinda, Hilal, mengatakan musibah yang dialami masyarakat Sigi menjadi panggilan kemanusiaan, bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak membantu.

“Duka masyarakat Sigi adalah duka kita bersama. Sebagai mahasiswa yang bergerak di jalan dakwah dan kemanusiaan, kita tidak boleh tinggal diam melihat saudara-saudara kita tertimpa musibah,” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan rumah ibadah dan banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal membutuhkan perhatian serius, bukan hanya dalam pemulihan infrastruktur, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak.

“Rusaknya rumah ibadah, baik masjid maupun gereja, menunjukkan perlunya kehadiran kita untuk membantu pemulihan fisik maupun mental warga di sana,” katanya.

PMII Rayon Dakwah juga mengajak kader dan masyarakat luas, untuk memperkuat solidaritas dengan menggalang bantuan, serta membuka posko kemanusiaan bagi korban gempa.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar Mendukung Rencana Pemkot Pengadaan Bus Sekolah
Baca Juga:  Judi Online Meradang Di Tubuh Legislatif, 82 Nama Anggota DPR-RI Akan Di Laporkan Ke MKD

Selain itu, mereka mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait mempercepat distribusi bantuan logistik, penyediaan tempat pengungsian sementara, serta pengerahan tenaga medis ke wilayah terdampak, khususnya Kecamatan Nokilalaki dan Palolo.

Hilal menambahkan, proses pendataan korban dan kerusakan yang masih berlangsung perlu diikuti, dengan respons cepat agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah kecepatan dan ketepatan penanganan agar masyarakat terdampak bisa mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan,” tutupnya.

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA