Lintasjejaring.com, Bunyu – Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bulungan memantapkan arah kebijakan organisasi melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BKPRMI se-Kabupaten Bulungan Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, 4–5 Juli 2026, di Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan. Senin (06/07/2026).
Rakerda yang diikuti pengurus BKPRMI dari berbagai kecamatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya sekaligus menyusun agenda kerja organisasi ke depan.
Selain membahas program kerja, kegiatan tersebut juga menjadi ajang memperkuat koordinasi antar pengurus agar pelaksanaan program di setiap kecamatan berjalan lebih efektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembukaan RAKERDA berlangsung di Gedung Handasa Patra Bunyu dan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Bunyu Barat yang mewakili Bupati Bulungan. Dalam sambutannya, pemerintah daerah berharap BKPRMI terus menjadi mitra strategis dalam membina generasi muda, memperkuat syiar Islam, serta mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya, sidang pleno Rakerda digelar di Hotel Aurora Bunyu. Seluruh peserta membahas berbagai program prioritas yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan BKPRMI Kabupaten Bulungan pada tahun mendatang.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bulungan, Mochamad Ali Mustafa, menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI Bunyu yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan RAKERDA tahun ini.
Menurutnya, suksesnya pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia dan pengurus BKPRMI dari berbagai kecamatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPK BKPRMI Bunyu yang telah menjadi tuan rumah dan bekerja keras sehingga Rakerda Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kebersamaan seluruh panitia dan pengurus BKPRMI se-Kabupaten Bulungan,” ujar Ali Mustafa.

Ia menegaskan, Rakerda bukan sekadar agenda tahunan organisasi, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan visi seluruh pengurus dalam menjalankan program pembinaan remaja masjid dan pemberdayaan masyarakat.
“Semoga Rakerda ini menjadi langkah awal untuk menyukseskan seluruh program yang telah disusun bersama. Kami juga berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berdaya saing, dan berakhlakul karimah,” katanya.
Ali berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Rakerda dapat dijalankan secara konsisten oleh seluruh pengurus hingga tingkat kecamatan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain membahas program kerja, Rakerda juga dirangkai dengan penyerahan bantuan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian BKPRMI terhadap para penggerak pendidikan keagamaan di Kabupaten Bulungan.
Pada kesempatan tersebut, DPD BKPRMI Kab. Bulungan juga menyerahkan insentif kepada guru mengaji sebesar Rp1,2 juta per orang. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru mengaji yang selama ini berperan membina pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

BKPRMI Kabupaten Bulungan juga menyerahkan bantuan operasional kepada seluruh DPK BKPRMI se-Kabupaten Bulungan sebesar Rp3,5 juta untuk masing-masing DPK. Bantuan itu ditujukan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembinaan remaja masjid di tingkat kecamatan.
“Kami berharap bantuan operasional ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan program-program BKPRMI di setiap kecamatan. Begitu pula insentif bagi guru mengaji, semoga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi Qurani,” tutur Ali.
Melalui Rakerda Tahun 2026, DPD BKPRMI Kabupaten Bulungan optimistis mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan koordinasi antar pengurus, sekaligus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan generasi muda dan penguatan nilai-nilai keislaman di Kabupaten Bulungan.
Penulis : Sull
Editor : Redaksi









