Lintasjejaring.com, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cangang (DPC) Partai PDI – Perjuangan Kota Samarinda, menggelar aksi penanaman pohon buah di kawasan Folder Air Hitam, yang merupakan salah satu bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi bentuk kepedulian PDI – Perjuangan, terhadap pelestarian lingkungan dan upayanya untuk memperkuat ketahanan pangan.
Di tengah pesatnya pembangunan perkotaan, keberadaan ruang hijau di Kota Samarinda menghadapi tantangan, akibat berkurangnya tutupan vegetasi dan meningkatnya dampak perubahan iklim. Kondisi tersebut mendorong DPC Partai PDI – Perjuangan Kota Samarinda, untuk memperkuat upaya penghijauan sebagai langkah menjaga keseimbangan lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman tanaman produktif yang dapat memberikan manfaat, bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan penanaman pohon merupakan penutup dari serangkaian kegiatan Bulan Bung Karno, yang sebelumnya diisi dengan berbagai aksi sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selama Bulan Bung Karno kami telah melaksanakan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, haul, diskusi, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya. Hari ini kami menanam pohon buah, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurut Iswandi, lokasi Folder Air Hitam dipilih karena dinilai memiliki ruang yang tepat untuk penghijauan, sekaligus dapat memberi manfaat bagi masyarakat di masa mendatang.
Ia juga menjelaskan bahwa, pohon yang ditanam merupakan hasil stek dan cangkok, sehingga diperkirakan mulai berbuah dalam waktu dua hingga tiga tahun.
“Mudah-mudahan dua sampai tiga tahun ke depan, pohon ini sudah berbuah dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat. Ini juga sejalan dengan arahan Ibu Ketua Umum, agar kita terus merawat Ibu Pertiwi,” katanya.
Iswandi juga mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga, dan merawat pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga, menyiram, dan merawat pohon-pohon ini. Mungkin kita belum sempat menikmati hasilnya, tetapi anak cucu kita nanti yang akan merasakan manfaatnya,” ucapnya.
Meski kegiatan penanaman pohon menjadi agenda penutup di Samarinda, rangkaian Bulan Bung Karno masih berlanjut di tingkat provinsi. Iswandi menyebutkan bahwa salah satu kader PDI – Perjuangan Samarinda, telah berhasil menjadi juara lomba desain kebaya Fatmawati tingkat Kalimantan Timur (Kaltim), dan akan mewakili daerah Kaltim pada seleksi berikutnya.
Sementara itu, Camat Kecamatan Samarinda Ulu, Sujono, mengapresiasi inisiatif PDI – Perjuangan yang tidak hanya menggelar kegiatan seremonial, tetapi juga turun langsung melakukan aksi nyata di lapangan.
“Ini merupakan kerja sama yang sangat baik. Penanaman pohon ini sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup dan Bulan Bung Karno. Kami mengapresiasi teman-teman PDI – Perjuangan, yang hadir langsung bersama masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sujono, kegiatan seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan, dan ketahanan iklim sebagaimana menjadi perhatian pemerintah pusat.
Ia berharap aksi penghijauan tidak berhenti pada momentum tertentu, tetapi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Mudah-mudahan bukan hanya partai politik, tetapi juga lembaga-lembaga lain bisa ikut berkolaborasi. Kami juga berharap mereka dapat terlibat dalam kegiatan kerja bakti, maupun aksi lingkungan lainnya. Sehingga kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat,” pungkasnya.
(Kinka)









