Sumadi Tolak Wacana Pengurangan Kuota Haji, Minta Pemerintah Pusat Perjuangkan Penambahan

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sumadi, Wakil Ketua II DPRD Berau.

Foto : Sumadi, Wakil Ketua II DPRD Berau.

Lintasjejaring.com, Berau – Sumadi, Wakil Ketua II DPRD Berau, menolak rencana pengurangan, kuota haji Indonesia, sebesar 50 persen pada 2026, seperti yang diusulkan, oleh Kementerian Kesehatan RI. 

Ia menilai, langkah tersebut tidak adil, dan akan berdampak besar, bagi calon jamaah, khususnya dari daerah.

“Masalah kesehatan jemaah, seharusnya menjadi bahan evaluasi, koordinasi, antara Kemenkes dan Kemenag, bukan dengan memangkas kuota,” tegasnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan bahwa, masa tunggu haji reguler, saat ini sudah mencapai 30 hingga 40 tahun. Jika kuota dikurangi, antrean bisa semakin panjang, dan tidak realistis.

“Jangka waktu menunggunya akan semakin lama, kalau kuotanya dipangkas, tentunya hal ini akan menjadi sebuah persoalan, di masyarakat,” jelasnya.

Ia mendorong, agar pemerintah pusat dapat memperjuangkan, penambahan kuota haji serta, memperketat pengawasan terhadap travel, atau lembaga penyelenggara haji, yang bermasalah.

“Kuota harus ditambah, bukan dikurangi. Kalau ada travel nakal, itu yang ditindak. Bukan rakyat yang jadi korban,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  Syafrudin Galang Konsolidasi Pemda Kaltim, Perjuangkan Dana Bagi Hasil Dan Masa Depan Ekonomi Hijau
Baca Juga:  Soroti Keberadaan BUMD Samarinda, Iswandi : Jika Merugikan Buat Apa Ada.

(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA