Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Data sebaran titik rawan api oleh BPBD Kaltim di seluruh wilayah Kalimantan Timur pada tanggal 06 Agustus 2026 lalu. (Dok.PusdalopBPBDKaltim)

Foto: Data sebaran titik rawan api oleh BPBD Kaltim di seluruh wilayah Kalimantan Timur pada tanggal 06 Agustus 2026 lalu. (Dok.PusdalopBPBDKaltim)

Lintasjejaring.com, Samarinda – Penanganan kebakaran hutan, lahan, dan kebun (karhutla) di Kalimantan Timur tidak selalu berjalan mudah. Luasnya wilayah serta kondisi medan di sejumlah daerah menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menjangkau titik-titik kebakaran. Kamis (13/08/2026).

Beberapa lokasi karhutla bahkan berada jauh dari kawasan permukiman dan akses jalan. Kondisi geografis tersebut membuat mobilisasi personel maupun kendaraan pemadam tidak dapat dilakukan dengan cepat di semua wilayah.

Di tengah tantangan itu, BPBD Kalimantan Timur terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota untuk memantau perkembangan kejadian karhutla di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, mengatakan karakter wilayah Kalimantan Timur menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses penanganan kebakaran di lapangan.

“Sejumlah titik kebakaran berada jauh dari permukiman dan sulit dijangkau kendaraan pemadam, terutama di wilayah dengan bentang geografis luas seperti Berau dan Kutai Barat,” ujar Buyung.

Baca Juga:  Ismail Latisi Soroti Peremajaan Ambulans Di Samarinda : Jangan Sampai Tidak Bisa Digunakan

Menurutnya, kondisi tersebut membuat sistem pelaporan dan koordinasi antarwilayah menjadi sangat penting. Informasi dari BPBD kabupaten dan kota menjadi dasar untuk mengetahui perkembangan serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Memang sampai saat ini kendalanya adalah luas wilayah. Kita hanya bisa memantau dan menerima laporan dari BPBD kabupaten/kota, kemudian melihat apakah bisa ditangani atau tidak,” katanya.

242 Kejadian Sepanjang Januari-Agustus

Tantangan geografis tersebut muncul di tengah tingginya jumlah kejadian karhutla di Kalimantan Timur.

Data BPBD Kaltim mencatat sebanyak 242 kejadian kebakaran hutan, lahan, dan kebun terjadi sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Lonjakan cukup signifikan terlihat pada Agustus. Dalam periode tersebut, tercatat 118 kejadian karhutla di berbagai wilayah Kaltim. Paser menjadi daerah dengan jumlah kejadian tertinggi selama Agustus dengan 31 kasus. Selanjutnya Kutai Barat mencatat 20 kejadian, Berau 17 kejadian, dan Samarinda sebanyak 13 kejadian.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi Mendorong Kawasan Kumuh Jadi Atensi

Sementara jika dihitung secara kumulatif sejak Januari, Kutai Barat menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak, yakni 40 kasus. Paser dan Samarinda menyusul dengan masing-masing 39 kejadian.

Kondisi tersebut membuat BPBD Kaltim tetap menempatkan penanganan karhutla sebagai salah satu perhatian utama, khususnya dalam memastikan setiap laporan dari daerah dapat segera dipantau.

Kutai Barat Catat Dampak Terluas

Selain tingginya jumlah kejadian, Kutai Barat juga mencatat luasan kawasan terdampak kebakaran terbesar di Kalimantan Timur.

Total area yang terbakar mencapai sekitar 226 hektare, yang terdiri dari sekitar 193 hektare lahan, 30 hektare kawasan hutan, dan tiga hektare area kebun.

“Untuk luasnya, yang paling besar ada di Kutai Barat, itu terdiri dari kebakaran lahan, hutan dan kebun,” ucap Buyung.

Namun demikian, BPBD Kaltim masih melakukan sinkronisasi data bersama instansi terkait, terutama di sektor kehutanan dan perkebunan.

Baca Juga:  Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kadispora Kaltim Dan Eks Ketua DBON Gunakan Rompi Tahanan Kejati

Penyelarasan data diperlukan untuk memastikan jumlah kejadian serta luasan kawasan terdampak dapat tergambar secara akurat.

Pengawasan Tetap Diperkuat

Buyung menegaskan, keterbatasan akses dan medan yang sulit tidak membuat upaya penanganan karhutla berkurang.

BPBD Kaltim tetap mengandalkan koordinasi bersama pemerintah kabupaten dan kota serta berbagai unsur terkait untuk melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi.

Setiap kejadian yang dilaporkan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Dengan lebih dari seratus kejadian tercatat hanya dalam Agustus, BPBD Kaltim menilai kewaspadaan terhadap ancaman karhutla harus terus dijaga.

Tantangan geografis memang menjadi persoalan di lapangan, namun koordinasi antardaerah diharapkan dapat memastikan setiap kejadian kebakaran mendapat penanganan secepat mungkin.

Diharapkan, masyarakat dapat lebih ‘awas’ dan memperhatikan potensi terjadinya titik api baru di sekitar lingkungan.

Penulis : Zull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah Di Folder Air Hitam
Haraku Ramen Resmi Hadir Di Samarinda, Sajikan Cita Rasa Jepang Yang Nyaman Di Lidah, Kantong, Dan Hati
Panorama Mahakam Hingga Kisah Lonceng Masa Lalu, Daya Tarik Tebing Lonceng Samarinda
Lakukan PDD Di Sandaran, Budianto Bulang Paparkan Optimalisasi Teknologi Untuk Pengawasan Dan Demokrasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA