Kepala DLH Kutim Gagas Gerakan Bersama, Sampah Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 21:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur (Kutim) yang baru, Aji Wijaya Effendie, langsung tancap gas dengan visi besar: membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Ia menegaskan, masalah sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Dalam pernyataan perdananya, Aji Wijaya Effendie menyoroti pentingnya mengubah paradigma masyarakat terhadap sampah. Menurutnya, masalah lingkungan, khususnya sampah, seringkali hanya dianggap sebagai urusan pemerintah daerah. Padahal, volume sampah yang terus meningkat setiap hari membutuhkan penanganan yang komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir.

Baca Juga:  Ketua Bapemperda DPRD Berau, Soroti Perda Yang Belum Jalan Akibat Minimnya Perbup

“Ini bukan hanya pekerjaan kami di DLH. Sampah adalah masalah kita bersama. Edukasi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Aji Wijaya Effendie.

DLH Kutim berencana untuk menggencarkan program sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya pemilahan sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mengoptimalkan daur ulang. Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari institusi pendidikan, komunitas, hingga sektor swasta, untuk turut serta dalam gerakan kebersihan dan pengelolaan sampah.

Baca Juga:  Yakob Pangedongan Minta Pemerintah Tidak Abaikan Sekolah Swasta dalam Kebijakan Pendidikan

Dengan pendekatan kolaboratif ini, diharapkan terbentuknya budaya peduli lingkungan di Kutim. Aji Wijaya Effendie optimistis, jika setiap individu dan keluarga memiliki kesadaran dan berperan aktif, masalah sampah yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar dapat diatasi secara berkelanjutan, menjadikan Kutai Timur lebih bersih, hijau, dan lestari.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA