DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil UMKM Teras Samarinda Dievaluasi, Pedagang Jangan Terbebani

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Lintasjejaring.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong evaluasi terhadap pola kerja sama pengelolaan kawasan Teras Samarinda setelah muncul sorotan terkait kecilnya porsi bagi hasil yang diterima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Legislator menilai skema yang berlaku saat ini perlu dikaji ulang agar keberadaan pusat kuliner tersebut benar-benar mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Jumat (29/5/2026).

Masalah itu mencuat dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Samarinda. Berdasarkan catatan yang dibahas pansus, pelaku UMKM yang beroperasi di area kafe dan parkir Teras Samarinda diduga hanya menerima porsi bagi hasil sekitar 10 persen.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menilai angka tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pengelolaan aset daerah memang harus mengikuti aturan yang berlaku, namun implementasinya tetap harus mempertimbangkan keberlangsungan usaha para pedagang kecil.

“Kalau kita berharap ya satu sama lain juga tidak memberatkan,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama antara pemerintah dan pihak ketiga semestinya menghasilkan manfaat yang seimbang bagi seluruh pihak. Selain memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), skema yang diterapkan juga harus mampu menciptakan ruang usaha yang sehat bagi UMKM.

Karena itu, DPRD membuka peluang untuk mengevaluasi kembali besaran kontribusi maupun mekanisme kerja sama apabila kondisi bisnis dan investasi di kawasan tersebut memungkinkan dilakukan penyesuaian.

“Pada satu sisi, posisinya menambah kontribusi terhadap PAD, satu sisi juga tidak memberatkan kepada pihak pelaku UMKM. Nanti kita lihat sejauh mana fasilitas di sana itu dikelola oleh pihak ketiga,” jelasnya.

Baca Juga:  Iswandi Soroti Ketidakadilan Sistem Zonasi SPMB di Samarinda

Di tengah pembahasan tersebut, DPRD juga melihat peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal dalam waktu dekat. Keberhasilan Borneo FC Samarinda menembus kompetisi tingkat Asia diyakini akan membawa dampak positif terhadap sektor pariwisata, perdagangan, dan industri kreatif daerah.

Kedatangan tim maupun suporter dari berbagai daerah dan negara diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi di Samarinda. Kondisi ini dinilai menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung dari luar daerah.

Helmi mengingatkan agar pemerintah kota memanfaatkan peluang tersebut dengan melakukan berbagai persiapan, termasuk peningkatan fasilitas pendukung kegiatan olahraga internasional. Menurutnya, sejumlah infrastruktur masih memerlukan pembenahan agar memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan berskala internasional.

Selain kesiapan stadion, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga harus mendapat perhatian agar mampu menangkap manfaat ekonomi dari meningkatnya kunjungan ke Kota Tepian.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Samarinda Kawal Hak Pedagang Lama dalam Penataan Tahap 5 Pasar Pagi

DPRD berharap UMKM lokal tidak hanya menjadi penonton dalam momentum tersebut. Keterlibatan aktif pedagang kecil, pelaku ekonomi kreatif, hingga usaha kuliner dinilai akan memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi daerah.

“Iya, kita berharap semua dilibatkan karena bagaimanapun juga UMKM ini memberi kontribusi terbesar juga secara nasional. Sejauh mana nanti pihak dari Borneo sendiri kesiapannya dan pemerintah daerah dalam menyambut event ini, kami dari DPR tentu sifatnya menyerap aspirasi dari masyarakat,” pungkas Helmi.

DPRD Samarinda menilai keberhasilan mengoptimalkan peran UMKM dalam berbagai agenda besar kota akan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan.

Penulis : Kinka/ADV

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas
Sekolah Lansia Kukar Siapkan Wisuda, DP2KB Sebut Pembelajaran Dorong Lansia Lebih Mandiri
Program Bunga Desaku Kukar Terpilih Ikuti Kompetisi Inovasi Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terbaru