Lintasjejaring.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, menyoroti rendahnya anggaran sektor pariwisata dalam rapat hearing Komisi II bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Ia juga mengungkapkan, dari total anggaran Disporapar sebesar Rp64 miliar tahun ini, hanya Rp4 miliar yang dialokasikan khusus untuk bidang pariwisata. Jumlah tersebut dinilai terlalu kecil untuk mendorong pengembangan sektor wisata di kota ini.
“Kami membahas bagaimana meningkatkan sektor pariwisata di Samarinda, tetapi anggaran yang tersedia sangat terbatas. Dari Rp64 miliar, hanya Rp4 miliar yang dialokasikan untuk pariwisata. Ini jelas menjadi kendala,” ujar Rusdi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengatasi keterbatasan anggaran ini, Komisi II DPRD Samarinda berencana mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang destinasi wisata. Regulasi ini diharapkan menjadi landasan hukum bagi pengembangan sektor pariwisata sekaligus mendorong peningkatan anggaran.
“Kami ingin mendukung Disporapar agar sektor pariwisata bisa mendapatkan tambahan anggaran. Dengan begitu, Samarinda dapat mengembangkan lebih banyak destinasi wisata yang berkontribusi terhadap PAD,” pungkasnya.
(Has)









