Ketidakpatuhan Tata Ruang Di Samarinda, Penyebab Banjir Yang Terus Berulang

- Redaksi

Rabu, 19 Maret 2025 - 11:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Aan Andriansyah, Anggota DPRD Kota Samarinda

Foto : Aan Andriansyah, Anggota DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda– Pembangunan di Kota Samarinda, yang kerap mengabaikan tentang aturan tata ruang, yang menjadi salah satu penyebab utama banjir terus terjadi.

Hal ini sendiri disampaikan oleh, Aan Andriansyah, selaku Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, yang menyoroti terkait maraknya pembangunan, di daerah rawan bencana.

Menurutnya, banyak wilayah yang seharusnya dapat difungsikan, sebagai daerah resapan air, justru beralih menjadi kawasan pemukiman dan perumahan. Padahal, daerah tersebut memiliki peranan penting, dalam mencegah genangan air saat curah hujan tinggi.

“Salah satu persoalan terbesar, yang kita hadapi saat ini adalah, penerbitan izin pembangunan di wilayah, yang semestinya berfungsi sebagai daerah resapan air. Jika kondisi ini dibiarkan, maka risiko banjir akan semakin tinggi,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa Kota Samarinda, sebagai kota yang berada di tepi aliran sungai, memiliki presentase banjir yang tinggi. Meskipun banyak, yang menyalahkan faktor sampah, akan tetapi, Aan menegaskan bahwa alih fungsi lahan memiliki dampak yang yang lebih besar.

Baca Juga:  Perang Lawan Stunting Makin Serius, Sangatta Utara Siapkan 'Rumah Gizi'

“Ketika daerah resapan air dialihfungsikan, memjadi sebuah pemukiman, maka air hujan yang seharusnya terserap kedalam tanah, justru akan menggenangi pemukiman warga. Pada akhirnya, pilihan yang tersisa adalah melakukan relokasi, atau membangun kolam retensi sebagai solusi alternatif,” jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Aan akan mendorong pemerintah dan DPRD Kota Samarinda, agar lebih tegas dalam menegakkan aturan tata ruang. Ia juga menekankan bahwa, perencanaan kota, harus lebih jelas dan tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran.

Baca Juga:  Pertamina Akan Siapkan Bengkel Perbaikan Terkait Permasalahan BBM Yang Terjadi

“Kami berkomitmen, untuk terus memperketat pengawasan, terhadap izin pembangunan. Tidak boleh ada lagi, kelonggaran bagi proyek yang mengancam keseimbangan lingkungan,” pungkasnya.

Dengan semakin ketatnya aturan tata ruang, besar harapan permasalahan banjir di Kota Samarinda, akan dapat diminimalisir serta, pembangunan Kota dapat berjalan lebih berkelanjutan.

(Habs)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA