Lintasjejaring.Com – Ribuan raungan mesin motor trail memecah keheningan Sangatta saat Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, secara resmi melepas 2.000 rider dalam ajang akbar Jelajah Alam Sangatta (JAS) Seri ke-7. Acara yang telah menjadi ikon petualangan di Kalimantan Timur ini sukses menyedot animo luar biasa, dengan peserta yang datang dari 18 provinsi di seluruh Indonesia.
Event yang dipusatkan di ibu kota Kutim ini bukan sekadar ajang adu nyali dan keterampilan menaklukkan jalur ekstrem, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mempromosikan pesona alam dan potensi pariwisata daerah. Para rider disuguhkan trek menantang yang melintasi perbukitan, sungai, dan hutan khas Kutai Timur, memberikan pengalaman petualangan yang tak terlupakan.
Dalam sambutannya sebelum mengibarkan bendera start, Wakil Bupati Mahyunadi menyambut hangat seluruh peserta dan mengapresiasi panitia yang berhasil menggelar event berskala nasional ini dengan sangat meriah. Ia menyatakan bahwa JAS adalah bukti bahwa Kutim memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata petualangan (adventure tourism).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat datang di Kutai Timur. Kehadiran 2.000 rider dari Sabang sampai Merauke ini adalah sebuah kebanggaan bagi kami. Nikmati jalur yang telah kami siapkan, dan sampaikan keindahan alam Kutim saat kalian kembali ke daerah masing-masing,” seru Mahyunadi di hadapan lautan para petualang.
Kehadiran ribuan peserta ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal, mulai dari penginapan, rumah makan, hingga bengkel-bengkel yang ramai dikunjungi. Jelajah Alam Sangatta Seri ke-7 sekali lagi menegaskan posisinya sebagai salah satu event motor trail terbesar dan paling dinanti di Indonesia.









