Siapkan Lompatan Besar Atasi Krisis Sampah, TPST Jadi Titik Balik Pengelolaan Lingkungan Kutim

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 08:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Menghadapi ancaman krisis sampah yang semakin nyata, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah mempersiapkan sebuah loncatan besar dalam sistem pengelolaan lingkungannya. Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang modern kini menjadi proyek andalan yang diharapkan menjadi titik balik (turning point) dalam upaya mengatasi darurat sampah di daerah tersebut.

Selama ini, Kutim masih bergantung pada sistem konvensional Tempat Pembuangan Akhir (TPA), di mana sampah hanya ditumpuk dan ditimbun (open dumping). Metode ini dianggap sudah usang, tidak ramah lingkungan, dan tidak berkelanjutan karena TPA akan terus penuh seiring berjalannya waktu.

Baca Juga:  Kepala Damkar Kukar Paparkan soal Kendala Penanganan Kebakaran pada DPRD

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, Aji Wijaya Effendie, menegaskan bahwa perubahan menuju TPST adalah sebuah keniscayaan. TPST dirancang dengan pendekatan ekonomi sirkular, di mana sampah yang masuk tidak hanya dibuang, tetapi dipilah, diolah, dan dimanfaatkan kembali. Sampah organik akan diubah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik akan didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.

“Kita tidak bisa lagi hanya membuang sampah. Sudah saatnya kita mengolahnya. TPST adalah masa depan pengelolaan sampah kita. Ini adalah lompatan besar dari sistem primitif ke sistem yang lebih modern dan bertanggung jawab,” ujar Aji Wijaya.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Minta Angkot Dibenahi Sebelum Taksi Blue Bird Beroperasi

Realisasi TPST ini dipandang sebagai solusi komprehensif yang tidak hanya akan mengurangi volume sampah yang mencemari lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dari industri daur ulang. Dengan adanya fasilitas ini, Pemkab Kutim optimistis dapat mengatasi krisis sampah secara fundamental dan mewariskan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas
Sekolah Lansia Kukar Siapkan Wisuda, DP2KB Sebut Pembelajaran Dorong Lansia Lebih Mandiri
Program Bunga Desaku Kukar Terpilih Ikuti Kompetisi Inovasi Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terbaru