Lintasjejaring.Com – Lapangan hijau dipenuhi tawa dan semangat kompetisi saat ratusan anak-anak mengikuti Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup. Namun, di tengah riuh rendah pertandingan, sebuah pesan kunci disampaikan dengan lantang: sportivitas adalah juara yang sebenarnya.
Pesan ini menjadi wejangan utama dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur, Basuki Isnawan, saat membuka secara resmi festival tersebut. Di hadapan para pemain cilik, pelatih, dan orang tua, ia menekankan bahwa ajang ini bukanlah semata-mata tentang mencetak gol dan meraih kemenangan.
Menurutnya, tujuan yang lebih mulia adalah menanamkan nilai-nilai luhur olahraga sejak dini. Para pemain diajak untuk belajar menghargai kawan, menghormati lawan, dan patuh pada keputusan wasit, yang merupakan fondasi untuk menjadi atlet besar di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di usia kalian, yang paling penting bukanlah berapa banyak gol yang dicetak, tetapi bagaimana kalian bermain. Tunjukkan sikap sportif, bantu teman yang jatuh, dan terima setiap hasil dengan lapang dada. Itulah karakter juara sejati,” pesan Basuki kepada para peserta.
Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup ini pun bertransformasi menjadi sebuah sekolah karakter di alam terbuka. Di sini, anak-anak tidak hanya mengasah kemampuan mengolah bola, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang tangguh, rendah hati, dan berjiwa besar, pelajaran yang akan mereka bawa hingga dewasa.









