Dana Rp50 Juta Mengalir ke RT, Bupati Kutim: Transparansi Harga Mati!

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 06:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Program unggulan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) senilai Rp50 juta per RT kembali digulirkan, menjadi stimulus ekonomi langsung di tingkat akar rumput. Namun, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa dana besar ini datang dengan tanggung jawab besar, di mana transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaannya adalah harga mati.

Bupati Ardiansyah menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmennya untuk membangun dari unit terkecil masyarakat. Akan tetapi, ia tidak ingin program mulia yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan ini justru menjadi bumerang akibat salah kelola. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa dan Ketua RT menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran Tekan Program Pembangunan Keluarga, DSri Puji Astuti Dorong Penguatan DPPKB

“Ini adalah amanah besar dari rakyat dan untuk rakyat. Saya tidak mau program ini tercoreng oleh masalah administrasi atau hukum hanya karena kurangnya komunikasi dan pemahaman. Pemerintah desa harus aktif membina, dan Ketua RT harus proaktif berkonsultasi,” tegas Bupati Ardiansyah dalam sebuah kesempatan.

Ia menginstruksikan agar pemerintah desa tidak lepas tangan setelah dana dicairkan. Pemdes wajib menjadi “konsultan” sekaligus pengawas bagi para Ketua RT, memastikan setiap rupiah dibelanjakan sesuai dengan musyawarah warga dan dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. Di sisi lain, para Ketua RT diwanti-wanti untuk tidak segan bertanya dan selalu transparan kepada warganya.

Baca Juga:  Koordinasi Lemah, DPRD Samarinda Soroti Proyek Infrastruktur yang Saling Bertabrakan

Pada akhirnya, Bupati berharap sinergi yang kuat ini dapat memastikan dana Rp50 juta benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan di setiap lingkungan, mulai dari perbaikan jalan kecil, lampu penerangan, hingga kegiatan pemberdayaan warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA