Lintasjejaring.Com – Sebuah kolaborasi strategis antara Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) digelar untuk membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga taat hukum. Melalui program yang menyasar Forum OSIS se-Kutim, kedua instansi ini bersinergi menanamkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Inisiatif ini mengambil pendekatan “dari pelajar, oleh pelajar, untuk pelajar”. Para pengurus OSIS yang merupakan representasi siswa di sekolah masing-masing, diberikan pembekalan dan pemahaman mendalam mengenai berbagai aspek hukum yang relevan dengan kehidupan remaja, seperti bahaya narkoba, konsekuensi perundungan (bullying), dan pentingnya tertib berlalu lintas.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyatakan bahwa membekali para pemimpin muda di sekolah dengan pengetahuan hukum adalah langkah preventif yang sangat efektif. “Mereka adalah agen perubahan. Apa yang mereka dapatkan di sini, kami harap bisa mereka tularkan kepada teman-temannya di sekolah. Ini cara kita membangun benteng pertahanan dari dalam,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak Kejari Kutim dalam kesempatan tersebut juga memberikan materi secara langsung, menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh para pelajar. Tujuannya adalah agar hukum tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan, melainkan sebagai panduan yang melindungi dan harus ditaati demi kebaikan bersama.
Sinergi antara Kejari dan Dispora ini menjadi model ideal bagaimana lembaga pemerintah dapat bekerja sama untuk membentuk karakter generasi penerus yang sadar hukum dan bertanggung jawab.









