KLA Tak Cukup Hanya Predikat, DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Taman Inklusif

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mohammad Syahronny Pasie, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda

Foto : Mohammad Syahronny Pasie, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Mohammad Syahronny Pasie, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, menyoroti ketimpangan fasilitas di ruang terbuka hijau (RTH) yang dinilai belum sepenuhnya ramah bagi anak-anak penyandang disabilitas.

Ia menegaskan bahwa komitmen terhadap predikat Kota Layak Anak (KLA) harus disertai dengan langkah konkret dalam menyediakan ruang publik yang inklusif dan setara.

“Masih banyak taman dan area publik kita yang belum ramah bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kalau kita benar-benar serius ingin jadi Kota Layak Anak, maka inklusivitas itu wajib dijadikan prioritas, bukan pelengkap,” ujar Syahronny, Kamis (19/6/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberadaan fasilitas seperti jalur landai, toilet difabel, papan informasi braille, serta wahana bermain adaptif belum merata di Samarinda. Padahal, aspek aksesibilitas menjadi indikator utama dalam penilaian KLA dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Tongkat Komando Polsek Muara Ancalong Berganti, Iptu Erwan Jabat Kapolsek Baru

Syahronny menilai bahwa selama ini pembangunan ruang publik terlalu fokus pada estetika dan infrastruktur umum, tanpa memperhitungkan kebutuhan anak-anak dengan keterbatasan fisik atau sensorik.

“Taman yang indah tidak berarti apa-apa jika hanya bisa dinikmati sebagian anak. Prinsip KLA itu adalah keadilan dan kesetaraan,” tegasnya.

Ia juga mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas taman kota yang sudah ada.

Baca Juga:  Mendekati Pilkada Bontang, PKB Dan Demokrat Bangun Koalisi

Evaluasi ini, menurutnya, penting untuk mengetahui sejauh mana infrastruktur kota sudah memenuhi prinsip inklusi, terutama dalam lima klaster utama penilaian KLA.

Tidak hanya itu, Syahronny juga mengusulkan agar kelompok penyandang disabilitas dan organisasi masyarakat sipil dilibatkan dalam proses perencanaan hingga pengawasan pembangunan taman.

Ia menekankan pentingnya pendekatan partisipatif agar kebijakan yang dihasilkan tidak sekadar bersifat formalitas atau administratif.

“Bukan hal baru jika kota-kota lain sudah mulai menerapkan konsep taman inklusif. Samarinda tidak boleh tertinggal. Ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi soal komitmen moral dan politik terhadap kelompok yang selama ini kurang mendapat ruang,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Samarinda, lanjutnya, akan terus mendorong agar anggaran pembangunan diarahkan juga untuk mendukung fasilitas inklusif. Ia memastikan pihaknya siap memperjuangkan alokasi dana dalam APBD untuk pengembangan taman yang benar-benar ramah disabilitas.

“Kami akan kawal agar ini masuk dalam prioritas pembahasan anggaran. Inklusivitas bukan opsional, melainkan bagian dari amanat konstitusi tentang perlindungan anak dan prinsip nondiskriminasi. Kota Layak Anak harus dibuktikan melalui kebijakan yang berpihak, bukan hanya slogan yang digaungkan tiap tahun,” tutupnya.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdikbud Kukar Perpanjang Pendataan Siswa Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu
Kendaraan Rusak Milik Pemkab Kukar Berpeluang Diperbaiki Sebelum Dilelang
Bupati Kukar Hadiri Pembukaan TMMD ke-130, Program Pembangunan Jalan Tani Hingga 2.180 Meter
DKP Kukar Sesuaikan Bantuan Bibit dengan Potensi Perikanan Pesisir hingga Hulu
BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi
Kepala Damkar Kukar Paparkan soal Kendala Penanganan Kebakaran pada DPRD
Dispar Kukar Dorong Mamanda Tetap Eksis Lewat Kolaborasi dan Inovasi Pelaku Ekraf
Dispar Kukar Beri Insentif Bagi Talent yang Tampil di Panggung SOE

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WITA

Disdikbud Kukar Perpanjang Pendataan Siswa Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:14 WITA

Kendaraan Rusak Milik Pemkab Kukar Berpeluang Diperbaiki Sebelum Dilelang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Bupati Kukar Hadiri Pembukaan TMMD ke-130, Program Pembangunan Jalan Tani Hingga 2.180 Meter

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:15 WITA

DKP Kukar Sesuaikan Bantuan Bibit dengan Potensi Perikanan Pesisir hingga Hulu

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:56 WITA

BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi

Berita Terbaru

Foto: BKPSDM hadiri RDP DPRD dan P3K di ruang serbaguna bahas soal penempatan P3K.

Advetorial

BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi

Senin, 12 Okt 2026 - 16:56 WITA