Lintasjejaring.Com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda. Melalui sebuah pelatihan intensif, para pemuda di Sangatta Utara kini dibekali keterampilan membuat kerajinan tangan dari manik-manik.
Kegiatan yang berfokus pada seni merangkai manik ini bukan sekadar pelatihan keterampilan biasa. Dispora merancangnya sebagai program strategis yang bertujuan untuk melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru yang kreatif dan mandiri. Peserta tidak hanya diajari teknik dasar, tetapi juga diberikan wawasan tentang potensi pasar dan cara mengembangkan produk agar memiliki nilai jual.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Seskab Kutim, Poniso Suryo Renggono, yang membuka acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, inisiatif ini sangat tepat sasaran karena memadukan dua aspek penting: pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerajinan manik-manik adalah bagian dari warisan budaya kita. Dengan melatih para pemuda, kita tidak hanya membuka pintu rezeki bagi mereka, tetapi juga memastikan bahwa seni tradisional ini terus hidup dan berkembang,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi para pemuda untuk tidak hanya bergantung pada pekerjaan formal. Dengan bekal kreativitas dan keterampilan yang dimiliki, mereka didorong untuk menciptakan lapangan kerja sendiri, memanfaatkan peluang di sektor ekonomi kreatif yang kian menjanjikan.









