Gas Melon Langka, DPRD Samarinda Dorong Satgas Pengawasan Distribusi Dibentuk

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan

Foto : Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan

Lintasjejaring.com, Samarinda — Lonjakan harga dan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Samarinda kembali menuai reaksi dari kalangan legislatif.

Kali ini, sorotan datang dari Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Adnan Faridhan, yang menilai perlunya langkah serius dan terukur dalam menangani persoalan yang terus berulang tersebut.

Adnan menyampaikan, gas bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah justru sering tidak tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi itu, menurutnya, menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kekacauan distribusi di lapangan.

“Bukan pertama kali gas langka. Ini persoalan berulang dan cukup meresahkan masyarakat. Kita butuh penanganan sistemik, bukan sekadar imbauan,” ujar Adnan, Senin (23/6/25).

Ia mendorong Pemkot Samarinda segera mengambil inisiatif untuk memanggil pihak Pertamina guna meminta penjelasan menyeluruh terkait rantai distribusi gas subsidi di wilayah kota.

Baca Juga:  Dispar Kukar Dorong Mamanda Tetap Eksis Lewat Kolaborasi dan Inovasi Pelaku Ekraf

Lebih jauh, ia mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Gas Subsidi, yang memiliki mandat khusus untuk mengawasi peredaran elpiji 3 kg, mulai dari titik distribusi hingga ke tangan warga penerima manfaat.

“Kita sudah punya pengalaman positif dengan Satgas di sektor lain, misalnya saat PPDB. Kenapa pola serupa tidak diterapkan untuk mengawasi gas subsidi? Ini soal kebutuhan dasar rakyat, dan harus direspons serius,” katanya.

Adnan juga mengungkapkan laporan dari warga soal harga gas melon yang menembus angka Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per tabung, jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya berlaku. Kondisi ini menciptakan beban ekonomi tambahan bagi keluarga kecil, terutama di kawasan padat penduduk.

“Ironisnya, subsidi yang ditujukan untuk warga miskin malah dinikmati oleh mereka yang seharusnya tidak berhak. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan distribusi,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika Satgas ini dibentuk, maka fungsinya harus melibatkan lintas sektor mulai dari Dinas Perdagangan, Bagian Perekonomian, hingga aparat kelurahan dan RT untuk memastikan data penerima akurat dan distribusi tepat sasaran.

Baca Juga:  Bukan Cuma Soal Gol, Sportivitas Jadi Pelajaran Utama di Festival Sepak Bola Usia Dini
Baca Juga:  TRC PPA Kaltim 'Gerah', Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Selain itu, ia mendorong agar semangat akuntabilitas dan transparansi publik yang selama ini digaungkan Wali Kota Samarinda dapat diterapkan juga dalam isu-isu krusial seperti subsidi energi.

“Semangat transparansi harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Satgas bisa jadi alat untuk mengawal itu. Jangan sampai masyarakat terus jadi korban di tengah tarik-menarik kepentingan distribusi,” pungkas Adnan.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi

Berita Terbaru