DPRD Samarinda Soroti Kekurangan 500 Guru, Dorong Rehabilitasi Sekolah dan Benahi SPMB

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Muhammad Novan Syahronny Passie. (Kinka/LJ)

Foto: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Muhammad Novan Syahronny Passie. (Kinka/LJ)

Lintasjejaring.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota tetap memprioritaskan sektor pendidikan meski menghadapi keterbatasan anggaran. Selain masih kekurangan tenaga pendidik, sejumlah persoalan seperti rehabilitasi sekolah hingga evaluasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dinilai memerlukan perhatian serius. Selasa (07/07/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Muhammad Novan Syahronny Passie, mengatakan saat ini Kota Samarinda masih kekurangan lebih dari 500 guru untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Menurutnya, keterbatasan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) membuat pemerintah perlu mencari alternatif agar kebutuhan tenaga pengajar tetap terpenuhi.

“Hari ini kekurangan guru tingkat SD maupun SMP sudah lebih dari lima ratus orang. Karena rekrutmen non-ASN sudah tidak bisa, salah satu metode yang memungkinkan hanya PJLP agar kebutuhan guru terpenuhi dan pendapatannya lebih layak dibanding guru lepas,” ujar Novan.

Selain pemenuhan tenaga pendidik, DPRD juga mendorong percepatan rehabilitasi sekolah. Pada tahun anggaran mendatang, sekitar 35 sekolah dasar diproyeksikan menjalani rehabilitasi ringan, disusul 15 SMP yang juga masuk dalam usulan perbaikan.

Menurut Novan, pembenahan sarana dan prasarana merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Samarinda.

Baca Juga:  Ahmad Rifai Apresiasi Kebijakan Bupati Sri Juniarsih Soal Laporan Rutin Direktur RS

Di sisi lain, Komisi IV juga mengevaluasi pelaksanaan SPMB 2026, terutama terkait dugaan manipulasi titik koordinat domisili yang sempat menjadi perhatian masyarakat.

Novan menegaskan persoalan tersebut harus diusut secara menyeluruh agar tidak menimbulkan ketidakadilan bagi calon peserta didik.

“Kalau bicara titik koordinat, tentu harus dilakukan penyidikan secara komprehensif dengan melibatkan semua pihak. Kita tidak bisa hanya melihat dari satu sisi saja. Yang penting sekarang bagaimana seluruh siswa tertampung dan kejadian seperti ini tidak terulang pada 2027,” katanya.

Ia juga meminta pengawasan terhadap mutasi kartu keluarga diperketat karena dinilai masih menjadi salah satu celah dalam sistem penerimaan berbasis domisili.

“Metode kartu keluarga perlu pengawasan lebih ketat. Harus jelas urgensi perpindahannya agar asas keadilan tetap terjaga dan hak siswa yang memang berdomisili dekat sekolah tidak dirugikan,” tegasnya.

Komisi IV DPRD menilai keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga pendidik, perbaikan fasilitas sekolah, hingga penyempurnaan sistem penerimaan murid baru akan terus menjadi prioritas pengawasan DPRD dalam pembahasan anggaran mendatang.

Penulis : Kinka

Editor : Red/ ADV/ DPRD Samarinda

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA