Proyek Mal dan Penangkaran Buaya Kutim Sepi Peminat Investor

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 23:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Dua proyek ambisius di Kutai Timur (Kutim), yakni pembangunan mal modern dan penangkaran buaya, hingga kini masih sepi dari investor. Meskipun telah ditawarkan sebagai peluang investasi yang menjanjikan, belum ada satu pun investor yang menunjukkan ketertarikan serius untuk merealisasikan kedua mega proyek ini.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim, Darsafani, mengakui bahwa pihaknya telah berupaya keras mempromosikan potensi investasi ini. Namun, ia juga menyoroti kendala utama: belum adanya kajian studi kelayakan (Feasibility Study) yang komprehensif.

Baca Juga:  Kepala DLH Kutim Gagas Gerakan Bersama, Sampah Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

“Untuk menarik investor besar, kami perlu data yang sangat matang. Studi kelayakan yang detail akan menjadi dasar mereka dalam membuat keputusan investasi,” jelas Darsafani.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kasmidi Bulang sempat mengemukakan ide pembangunan penangkaran buaya sebagai daya tarik wisata baru yang unik. Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi destinasi, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi penangkaran skala industri. Sementara itu, keinginan untuk memiliki mal modern di Sangatta muncul dari aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah untuk menggerakkan ekonomi lokal serta mencegah aliran belanja ke luar daerah.

Baca Juga:  Dermaga Derawan Tak Kunjung Rampung, DPRD Berau Desak Penyelesaian Serius

Meski demikian, tanpa adanya studi kelayakan yang kuat yang bisa menunjukkan potensi keuntungan dan keberlanjutan proyek, investor cenderung enggan untuk mengambil risiko. DPMPTSP Kutim akan terus berupaya mematangkan kajian-kajian tersebut agar kedua proyek ini dapat segera menemukan investor dan memberikan dampak positif bagi perekutain Timur.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA