Minim Bantuan Pihak Swasta, Pelayanan Damkar di 18 Kecamatan Belum Optimal

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutai Timur (Kutim) masih berjuang sendiri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di 18 kecamatan. Dukungan dari pihak swasta, terutama perusahaan besar yang beroperasi di sektor tambang dan perkebunan, dinilai masih sangat minim.

Plt Kabid Sapras Damkar Kutim, Sudarto, mengungkapkan bahwa selama ini baru Kecamatan Bengalon yang pernah menerima bantuan satu unit kendaraan operasional jenis single cabin melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan tersebut pun hanya bisa digunakan untuk kegiatan ringan seperti penanganan ular, tawon, dan transportasi anggota.

Baca Juga:  Haraku Ramen Resmi Hadir Di Samarinda, Sajikan Cita Rasa Jepang Yang Nyaman Di Lidah, Kantong, Dan Hati

“Kami harap perusahaan bisa ikut peduli. Jangan hanya saat ada kebakaran besar baru tergerak membantu,” kata Sudarto.

Untuk kebutuhan vital seperti mobil pemadam kebakaran (firetruck) dan alat pelindung diri (APD), Damkarmat Kutim masih sepenuhnya bergantung pada anggaran daerah. Padahal, menurut Sudarto, kemitraan antara pemerintah dan swasta sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

“Bantuan kecil saja, seperti pompa portabel atau APD tambahan, sangat membantu kami di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Rusdi Doviyanto Mendorong Bagi Hasil Retribusi Parkir Agar Di Evaluasi

Ia berharap ke depan akan terjalin kolaborasi yang lebih nyata antara Damkarmat dan dunia usaha di Kutim. Dengan adanya tanggung jawab sosial yang dijalankan dengan baik, diharapkan masyarakat akan lebih terlindungi dari ancaman bencana kebakaran.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA