Mencari Kejelasan Status Lahan, Komisi 1 DPRD Samarinda Lakukan Hearing Dengan Warga RT 17 Dan Pemkot Samarinda

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Aris Mulyanata, Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda.

Foto : Aris Mulyanata, Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Warga RT 17 Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, mempertanyakan kejelasan status kepemilikan lahan yang rencananya akan direlokasi untuk pembangunan Insinerator atau alat pembakaran sampah oleh Pemerintah Kota Samarinda.

Sebelumnya, rencana Pemerintah Kota Samarinda membangun Insinerator atau pembakaran sampah di Kelurahan Baqa menuai sorotan warga setempat. Pasalnya, area yang kini menjadi ‘konsesi’ pembangunan tersebut nyatanya telah dihuni oleh puluhan warga selama puluhan tahun.

Merespon hal tersebut, Komisi 1 DPRD Kota Samarinda melakukan hearing bersama warga dan pihak terkait, seperti BPKAD, Camat Samarinda Seberang hingga DPUPR Kota Samarinda.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata menyampaikan kepada awak media usai melakukan hearing, bahwa Komisi 1 menunggu surat resmi dari Bagian Aset Pemkot untuk memverifikasi legalitas lahan, yang diperkirakan seluas 10 hektare tersebut.

“Informasi awal menyebutkan bahwa terdapat bukti kepemilikan lahan oleh Pemkot Samarinda yang ada hanya berupa surat segel dari tahun 1983. Karena ini aset negara, dokumen aslinya tidak bisa sembarangan dikeluarkan. Kami akan minta Bagian Aset menunjukkannya secara resmi,” jelas Aris, Kamis (14/08/25).

Diketahui, warga RT 17 meminta untuk diperlihatkan bukti kepemilikan lahan oleh Pemkot Samarinda, sebagai langkah asministrasi yang dilakukan oleh warga RT 17 tersebut.

Baca Juga:  15 Napi Kabur Dari Polsek Samarinda Kota, Polisi Gelar Perburuan Besar-besaran Di Seantero Kota

Disisi lain, terdapat juga perbedaan informasi soal luas lahan juga menjadi perhatian. Warga menginginkan proses verifikasi dilakukan secara terbuka, dengan perwakilan mereka dilibatkan langsung saat dokumen diperlihatkan.

Aris memastikan, rapat diakhiri dengan kesepakatan menunggu hasil pengecekan dokumen dari Bagian Aset.

“Kita akan mengundang perwakilan warga untuk ikut melihat, agar semua jelas dan tidak ada kesalahpahaman,” tegasnya.

Rencana relokasi lahan ini merupakan bagian dari program pemerintah membangun Insinerator. Namun, pelaksanaannya akan menunggu kepastian status hukum tanah agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.

“Kita akan tunggu bagaimana nanti segala kejelasan administrasi yang dimiliki oleh Pemkot Samarinda. Sehingga akan memberikan titik jelas dan transparansi ke warga,” tandasnya.

 

Baca Juga:  Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

(Sul)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan
Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi
Aspirasi Reses DPRD Samarinda Tak Otomatis Terwujud, Warga Diminta Ikuti Jalur Musrenbang
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lahan Menganggur di Samarinda Diusulkan Jadi TPU, DPRD Bidik Pemerataan Pemakaman

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WITA

Aspirasi Reses DPRD Samarinda Tak Otomatis Terwujud, Warga Diminta Ikuti Jalur Musrenbang

Berita Terbaru