Lintasjejaring.com, Berau – Abdul Waris, Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, mendorong agar konsep Pendidikan Gratis di Kabupaten Berau, tidak hanya dibatasi pada sekolah negeri saja.
Ia mengatakan bahwa, sekolah swasta juga harus masuk dalam cakupan, lembaga pendidikan swasta berhak mendapatkan dukungan dari APBD demi pemerataan kualitas pendidikan.
“Sekolah dan yayasan swasta sebenarnya sudah bisa mengelola dana APBD, bahkan bisa mengelola tambang. Jadi tidak ada alasan untuk menutup kemungkinan bantuan dari daerah,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menegaskan bahwa, kebijakan pendidikan gratis harus bersifat inklusif, termasuk dalam program seragam sekolah gratis, yang tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Menurutnya, siswa sekolah swasta juga merupakan bagian dari masyarakat Berau yang tentunya layak mendapatkan hak yang sama dengan siswa dari sekolah negeri.
“Tidak adil jika hanya siswa sekolah negeri yang diberi seragam gratis, sementara anak-anak di sekolah swasta diabaikan,” tegasnya.
Politisi Partai Demokrat ini menilai, bahwa wacana Raperda Pendidikan Gratis yang menyasar sekolah swasta, masih sangat relevan untuk dibahas di DPRD, baik melalui inisiatif legislatif maupun usulan dari eksekutif.
Tak lupa, ia juga menghimbau kesiapan DPRD, untuk dapat mengkaji, jika Pemkab ingin mengusulkan regulasi tersebut, secara langsung. Ia juga menyoroti, pada minimnya kondisi fasilitas di sejumlah sekolah swasta, yang dinilai belum layak.
“Masih ada sekolah swasta di Berau yang muridnya duduk di kursi plastik. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tutupnya.
(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)









