Home / PPU

Kemarau di PPU, Mudyat Noor Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sholat Istisqa bersama jajaran Forkopimda di makopolres PPU. (Dok:HumasPemkabPPU)

Foto: Sholat Istisqa bersama jajaran Forkopimda di makopolres PPU. (Dok:HumasPemkabPPU)

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring kondisi kemarau yang berlangsung di wilayah tersebut. Rabu, (02/09/2026).

Bupati PPU Mudyat Noor meminta masyarakat ikut mengambil peran dalam mencegah munculnya kebakaran. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebiasaan membakar lahan untuk membersihkan area pertanian maupun perkebunan.

Menurut Mudyat, kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menjalar sehingga pembakaran yang semula dilakukan dalam skala kecil dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. Pesan itu disampaikan Mudyat saat Apel Gelar Pasukan Tiga Pilar yang dirangkai dengan salat Istisqa di halaman Mapolres PPU pada Selasa (01/09/2026) kemarin.

Ia menegaskan pencegahan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun aparat. Masyarakat menjadi bagian penting karena berada paling dekat dengan lingkungan yang berpotensi mengalami kebakaran.

“Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat. Aparat membutuhkan kepedulian masyarakat dan masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah serta aparat di tengah-tengah mereka,” kata Mudyat.

Mudyat juga meminta warga segera melaporkan apabila menemukan asap, api, maupun indikasi munculnya titik kebakaran. Menurutnya, laporan sejak dini dapat mempercepat tindakan petugas sehingga kebakaran dapat ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Baca Juga:  Budianto Bulang Salurkan Bantuan AC Dan Kipas Angin ke Masjid Raya Al-Jamaah Kandolo

Karhutla bukan hanya mengancam vegetasi dan lingkungan. Asap yang muncul juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas sosial dan ekonomi apabila kebakaran terjadi dalam skala luas. Karena itu, pemerintah daerah mendorong penguatan kewaspadaan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen kita bersama dalam mencegah serta menghadapi potensi karhutla di Kabupaten PPU,” ujar Mudyat.

Selain kesiapan menghadapi ancaman kebakaran, kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan salat Istisqa sebagai ikhtiar batin di tengah kondisi kemarau.

Baca Juga:  Iswandi Apresiasi Terobosan Pemkab Kukar, Patung Bung Karno Sanga-Sanga Jadi Simbol Hidup Sejarah Dan Ekonomi Rakyat

Mudyat berharap masyarakat tetap menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan agar potensi karhutla dapat ditekan.

Ia juga mendoakan masyarakat PPU senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan.

“Kita juga berdoa agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keselamatan, ketenteraman dan keberkahan,” pungkasnya.

Berkaitan dengan itu, Pemkab PPU juga terus berupaya untuk mendeteksi dini potensi karhutla mendatang. Baca selengkapnya…

Penulis : Sultan

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih
Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang
Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal
Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser
Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab PPU Perkuat Deteksi Dini hingga Desa
Karhutla Meningkat di PPU, 79 Kasus Ditangani Tim Gabungan hingga Akhir Agustus
PPU Kejar Pemerataan Pendidikan, SLB dan Infrastruktur Sekolah Jadi Prioritas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WITA

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih

Minggu, 6 September 2026 - 17:16 WITA

Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang

Sabtu, 5 September 2026 - 16:46 WITA

Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal

Kamis, 3 September 2026 - 14:41 WITA

Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser

Rabu, 2 September 2026 - 14:11 WITA

Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA