Home / PPU

Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Foto bersama usai apel bersama tiga  pilar siaga karhutla di PPU. (Dok.PolresPPU).

Foto: Foto bersama usai apel bersama tiga pilar siaga karhutla di PPU. (Dok.PolresPPU).

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama unsur TNI dan Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi kemarau. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Tiga Pilar yang digelar di halaman Mapolres PPU pada Selasa kemarin. Rabu (02/09/2026).

Sejumlah unsur dilibatkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran dan penyelamatan, Satpol PP, Dinas Pertanian, camat hingga unsur terkait lainnya.

Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan keterlibatan lintas sektor diperlukan karena karhutla merupakan ancaman yang membutuhkan penanganan bersama. Menurutnya, kesiapan personel, sarana pendukung dan koordinasi harus dipastikan sejak awal agar respons terhadap kebakaran dapat dilakukan secara cepat.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen kita bersama dalam mencegah serta menghadapi potensi karhutla di Kabupaten PPU,” kata Mudyat.

Mudyat mengatakan pencegahan menjadi langkah utama yang harus dilakukan selama kondisi kemarau. Pemerintah dan aparat tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

Baca Juga:  Dispora Kaltim Upayakan Pembinaan Terhadap Pesilat Muda Kaltim Melalui Berbagai Kejuaraan Antar Pelajar

Ia meminta masyarakat ikut melakukan pengawasan terhadap lingkungan sekitar serta segera menyampaikan informasi apabila menemukan titik api maupun asap yang mencurigakan. Pengawasan tersebut diharapkan berjalan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Selain memperkuat kesiapan aparat, Mudyat juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Kondisi vegetasi yang kering dapat membuat api dengan cepat merambat ke area lain.

“Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat. Aparat membutuhkan kepedulian masyarakat dan masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah serta aparat di tengah-tengah mereka,” ujarnya.

Ancaman karhutla dinilai perlu diantisipasi karena dampaknya tidak berhenti pada kerusakan lingkungan. Kebakaran dalam skala luas juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Berau Dukung Sekolah Unggulan dan Minta Evaluasi Beasiswa Lebih Tepat Sasaran

Di sisi lain, kegiatan kesiapsiagaan tersebut juga dirangkai dengan salat Istisqa.

Salat Istisqa menjadi ikhtiar batin yang dilakukan bersama di tengah kondisi kemarau. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dan masyarakat memanjatkan doa agar diberikan keselamatan, kesehatan, ketenteraman dan keberkahan.

“Kita juga berdoa agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keselamatan, ketenteraman dan keberkahan,” kata Mudyat.

Data karhutla PPU yang dihimpun. (MetaAI)

Penulis : Sultan

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih
Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang
Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal
Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab PPU Perkuat Deteksi Dini hingga Desa
Kemarau di PPU, Mudyat Noor Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
Karhutla Meningkat di PPU, 79 Kasus Ditangani Tim Gabungan hingga Akhir Agustus
PPU Kejar Pemerataan Pendidikan, SLB dan Infrastruktur Sekolah Jadi Prioritas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WITA

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih

Minggu, 6 September 2026 - 17:16 WITA

Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang

Sabtu, 5 September 2026 - 16:46 WITA

Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal

Kamis, 3 September 2026 - 14:41 WITA

Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser

Rabu, 2 September 2026 - 14:11 WITA

Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA