Perang Melawan Krisis Iklim Dimulai dari Desa, Kutim Kerahkan 50 Kampung Iklim

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 08:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memulai sebuah langkah konkret dan masif dalam upaya menanggulangi dampak perubahan iklim. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 50 desa di seluruh wilayah Kutim kini dilibatkan secara langsung untuk menjadi garda terdepan melalui Program Kampung Iklim (Proklim).

Proklim adalah program nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat di tingkat tapak dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Di Kutim, program ini dijalankan secara serius oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca Juga:  DPRD Samarinda Minta Rumah Sakit Tak Biarkan Pasien Menunggu Tanpa Kepastian

Sekretaris DLH Kutim, Andi Paselangi, menjelaskan bahwa program ini adalah jawaban atas urgensi untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana iklim seperti banjir, kekeringan, dan kenaikan permukaan air laut. Menurutnya, perang melawan perubahan iklim tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari unit terkecil masyarakat.

“Ini adalah langkah nyata kita. Kami telah memilih 50 desa sebagai pionir untuk dibina dan didampingi dalam melaksanakan aksi-aksi adaptasi dan mitigasi. Target kami tidak main-main, yaitu menjadikan desa-desa ini tangguh dan mandiri dalam menghadapi krisis iklim,” ujar Andi Paselangi.

Baca Juga:  DPRD Berau Dorong Raperda Pendidikan Gratis Untuk Sekolah Swasta

Melalui program Proklim, desa-desa ini akan didorong untuk melakukan berbagai kegiatan pro-lingkungan, seperti pengelolaan sampah terpadu, pembuatan lubang biopori, penanaman pohon, pemanfaatan energi terbarukan, hingga konservasi sumber mata air. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, diharapkan akan lahir inovasi-inovasi lokal yang efektif dan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas
Sekolah Lansia Kukar Siapkan Wisuda, DP2KB Sebut Pembelajaran Dorong Lansia Lebih Mandiri
Program Bunga Desaku Kukar Terpilih Ikuti Kompetisi Inovasi Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terbaru