Lintasjejaring.Com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sangatta Utara kini memfokuskan seluruh upayanya untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur di tiga Rukun Tetangga (RT) yang masih tersisa. Langkah ini menjadi prioritas utama demi mengejar target pemerataan pembangunan 100 persen di seluruh wilayah desa, memastikan tidak ada lagi warga yang merasa tertinggal.
Meskipun secara umum pembangunan infrastruktur seperti jalan dan drainase telah menjangkau mayoritas wilayah, pemerintah desa mengakui masih ada beberapa “pekerjaan rumah” yang harus segera diselesaikan. Tiga RT tersebut kini menjadi fokus utama dalam alokasi anggaran dan program kerja desa.
Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, menegaskan bahwa komitmennya adalah mewujudkan pembangunan yang adil dan merata. Menurutnya, kepuasan baru akan tercapai jika seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati hasil pembangunan yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak ingin ada kesenjangan. Jika sebagian besar sudah menikmati jalan yang bagus, maka tiga RT yang tersisa ini juga harus mendapatkan hak yang sama. Ini adalah target kami, memastikan pemerataan itu benar-benar 100 persen, bukan hanya 90 persen,” ujar Mulyanti.
Penuntasan pembangunan di tiga RT ini meliputi berbagai pekerjaan krusial, mulai dari semenisasi jalan lingkungan, perbaikan sistem drainase untuk mencegah genangan air, hingga pemasangan lampu penerangan. Dengan memprioritaskan area-area terakhir ini, Pemdes Sangatta Utara berharap dapat segera mendeklarasikan bahwa seluruh warganya telah merasakan sentuhan pembangunan yang berkeadilan, demi meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan bersama.









