Syarat Dapur Terpisah Jadi Ganjalan, Ratusan UMKM Kutim Sulit Kantongi Izin PIRT

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman di Kutai Timur (Kutim) menghadapi tembok besar dalam upaya melegalkan produk mereka. Hambatan utama datang dari syarat wajib memiliki dapur produksi yang terpisah dari dapur rumah tangga untuk bisa mendapatkan sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Aturan yang ditegakkan oleh Dinas Kesehatan ini bertujuan untuk menjamin standar higienitas dan keamanan produk pangan yang beredar di pasaran. Namun, bagi banyak pelaku usaha kecil, kewajiban ini menjadi kendala serius karena keterbatasan lahan dan biaya untuk membangun dapur produksi khusus.

Baca Juga:  Langkah Awal Menuju Juara: Dispora dan KONI Kutim Fokus pada Pra-Kualifikasi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim, Darsafani, mengakui bahwa syarat ini menjadi tantangan berat bagi sebagian besar UMKM. Tanpa dapur terpisah, sistem perizinan secara otomatis akan menolak pengajuan PIRT mereka.

“Ini memang menjadi dilema. Di satu sisi, standar higienitas tidak bisa ditawar demi melindungi konsumen. Di sisi lain, banyak pelaku usaha kita yang terkendala modal,” jelas Darsafani.

Menanggapi hal ini, pemerintah tidak tinggal diam. Darsafani mendorong para pelaku UMKM yang mengalami kesulitan untuk proaktif mengajukan proposal bantuan pembangunan rumah produksi kepada Dinas Koperasi dan UKM atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Menurutnya, pemerintah telah menyediakan skema bantuan untuk mengatasi masalah ini, termasuk fasilitas rumah produksi bersama yang bisa dimanfaatkan oleh kelompok usaha.

Baca Juga:  Minim Perhatian, Atlet Bulutangkis Berau Butuh Pembinaan Lebih Serius

“Intinya, jangan berhenti berusaha. Selama ada kemauan dan alur pembinaan diikuti, pemerintah siap membantu. Legalitas ini penting agar UMKM bisa naik kelas dan produknya semakin dipercaya pasar,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas
Sekolah Lansia Kukar Siapkan Wisuda, DP2KB Sebut Pembelajaran Dorong Lansia Lebih Mandiri
Program Bunga Desaku Kukar Terpilih Ikuti Kompetisi Inovasi Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terbaru