Rombak Total Sistem Lama, Kutim Berambisi Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak lagi setengah-setengah dalam menyikapi darurat sampah. Sebuah ambisi besar untuk merombak total sistem pengelolaan sampah yang usang menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan kini menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan daerah.

Selama ini, Kutim masih mengandalkan metode konvensional yang bertumpu pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan volume sampah, metode ini dinilai tidak lagi relevan dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan jangka panjang.

Baca Juga:  Grace Warastuty, Desak PUPR Segera Bangun Drainase Antar Gang

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutim, Noviari Noor, menegaskan bahwa transisi menuju pengelolaan sampah modern adalah sebuah langkah strategis yang tidak bisa ditawar. Menurutnya, ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah.

“Sudah saatnya kita meninggalkan pola pikir lama yang hanya membuang sampah. Kita harus bergerak menuju sistem yang mampu mengolah dan memanfaatkan kembali sampah. Ini adalah investasi untuk masa depan Kutim yang lebih sehat dan maju,” ujar Noviari Noor.

Rencana besar ini mencakup pengembangan fasilitas pengolahan sampah terpadu (TPST), penerapan teknologi daur ulang, hingga pengolahan sampah menjadi sumber energi alternatif. Dengan pendekatan modern ini, sampah tidak lagi dilihat sebagai masalah, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada TPA secara signifikan dan menjadikan Kutai Timur sebagai contoh daerah yang berhasil dalam mengelola sampahnya secara bertanggung jawab.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA