Laksanakan Sosperda Ketahanan Keluarga, Budianto Bulang Dorong Warga Sandaran Tingkatkan Kualitas Hidup

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Budianto Bulang, saat melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda).

Foto : Budianto Bulang, saat melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda).

Lintasjejaring.com, Samarinda – Budianto Bulang, Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), bersama tim nya turun langsung ke Desa Susuk Luar, di Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), untuk menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2025, terkait Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga.

Kegiatan ini dikemas dengan santai, informatif, dan penuh dengan interaksi. Warga, Tokoh Adat, hingga para Perangkat Desa turut hadir dalam agenda kali ini.

Budianto Bulang, yang juga selaku anggota Partai Golongan Karya (Golkar) Kaltim, menegaskan bahwa ketahanan keluarga bukan hanya sekedar jargon belaka.

“Kalau Keluarga kita kuat, daerah kita juga kuat. Perda ini bukan hanya sebuah pajangan, melainkan juga sebuah panduan agar setiap keluarga di Kaltim mendapatkan pembinaan, perlindungan, serta dukungan nyata,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa, aturan ini tidak boleh hanya menjadi teks saja, akan tetapi harus turun menjadi sebuah aksi nyata. Bukan cuman jadi dokumen formal saja, tetapi program yang benar – benar bisa dirasakan oleh masyarakat setempat.

Muhammad Hasbi, selaku narasumber menyampaikan bahwa Perda kali ini, mencakup strategi peningkatan kualitas keluarga dari berbagai macam sisi, mulai dari sisi pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sisi perlindungan anak.

“Keluarga itu merupakan tahap pendidikan pertama bagi seorang anak. Kalau fondasinya retak, dampak ke generasi selanjutnya akan buruk. Pemerintah Daerah tentunya wajib mendampingi,” tegasnya.

Sementara itu, narasumber kedua Rian Kurniawan mengingatkan bahwa Perda tersebut tidak akan hidup, jika hanya digerakkan oleh pihak Pemerintah saja.

“Tentunya harus ikut terlibat dan berkolaborasi dengan Pemerintah. Kalau tidak, regulasi cuma akan jadi dokumen biasa saja,” ujarnya disambut tawa peserta.

Sesi dialog menjadi bagian paling ramai. Warga mengangkat isu soal Kebutuhan Pembinaan, Pelatihan Parenting, Hingga Pola Komunikasi Keluarga yang sehat.

Baca Juga:  Workshop Pendidikan, Langkah Strategis Ketua Komisi X DPR-RI Dalam Mendorong Pendidikan Yang Inklusif
Baca Juga:  PKKMB Unmul 2025 Ricuh, Dosen Nilai Terlalu Politis Dan Bermuatan Militerisme

Ia menutup agenda dengan harapan besar, yakni lewat sosialisasi ini masyarakat makin sadar bahwa keluarga, bukan hanya sekedar tempat tinggal, akan tetapi juga fondasi pembangunan sosial untuk masa depan yang lebih baik.

“Kalau keluarga kita tangguh, daerah kita akan ikut naik level. Ini bukan hanya tugas Pemerintah saja, tetapi juga tugas bersama,” tutupnya.

 

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
Harga Pertalite di Wahau dan Kombeng Tembus Rp20 Ribu per Liter, Ketersediaan Hingga jarak Pengiriman jadi kendala
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Pohon Buah Di Folder Air Hitam
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:23 WITA

Harga Pertalite di Wahau dan Kombeng Tembus Rp20 Ribu per Liter, Ketersediaan Hingga jarak Pengiriman jadi kendala

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA