Workshop Pendidikan, Langkah Strategis Ketua Komisi X DPR-RI Dalam Mendorong Pendidikan Yang Inklusif

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Komisi X DPR-RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP

Foto: Ketua Komisi X DPR-RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP

Lintasjejaring.com, Samarinda- Komisi X DPR-RI laksanakan Workshop Pendidikan Di Kota Samarinda. Dorong percepatan persiapan sumber daya manusia (SDM) unggul di Kalimantan Timur. Sabtu, (09/11/24) siang.

Pelaksanaan Workshop Pendidikan dilaksanakan bersama dengan Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), di Hotel Bumi Senyiur, Kota Samarinda.

Turut hadir pula, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili oleh Wakil Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Samarinda, Didi Agung Widiantoro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran sentral pendidikan pada arus perkembangan bangsa dan negara, menjadi satu-satunya aspek yang mampu menyongsong majunya sebuah negara. Untuk itu, penting bagi seluruh sektor pendidikan untuk terus meningkatkan daya dan upaya dalam menciptakan generasi bangsa yang unggul.

Workshop Pendidikan yang dilakukan, mendorong upaya seluruh tenaga pendidik untuk menciptakan generasi bangsa yang unggul tidak hanya secara akademis, namun juga secara psikologis.

Baca Juga:  Komisi III DPRD Berau Dukung Penuh Maratua Jazz 2025, Meski Diambil Alih Swasta

Bertemakan “Peran Pendidik Dalam Penyiapan SDM Untuk Indonesia Emas 2045”, Hetifah Sjaifuddin selaku Ketua Komisi X DPR-RI menekankan pentingnya peran para pendidik dalam mempersiapkan SDM bangsa yang unggul, siap dalam bekerja dan menciptakan berbagai peluang yang meningkatkan kualitas hidup bangsa Indonesia.

Menurutnya, Peran pendidik tidak hanya pada memberikan ilmu pengetahuan pada peserta didik. Lebih dari itu, perlu dibangun karakter unggul pada generasi bangsa kedepan.

“Indonesia punya cita-cita besar di tahun mendatang. Untuk itu, peran dunia pendidikan, perlu di dorong dengan sekuat tenaga, untuk memberikan efek percepatan pada tujuan kita,” ucapnya.

Foto: Workshop Pendidikan. Bertemakan “Peran Pendidik Dalam Penyiapan SDM Untuk Indonesia Emas 2045”

Dengan cita-cita ‘Menuju Indonesia Emas 2045’, tentunya seluruh aspek menjadi penunjang dalam upaya yang ditempuh. Ditargetkan dalam pemaparan Hetifah, Indonesia memargetkan raa-rata lama sekolah menjadi 12 tahun, Angka Partisipasi Kasar (APK) pergutuan tinggi mencapai 60 persen, serta angkatan kerja lulusan pendidikan SMA sederajat dan PT mencapai 90 persen.

Baca Juga:  Kembali Mengalami Penaikkan, Harga Emas Antam Jadi Rp1. 142. 000 Per Gram

Tidak hanya itu, pendidikan vokasi dan penyelarasan pengembangan ilmu di perguruan tinggi, diarahkan untuk menjawab perubahan struktur ekonomi dengan ditopang oleh kemitraan tiga pihak, yaitu pemerintah, perguruan tinggi dan industri yang kuat. Tenaga kerja terampil dengan keahlian khusus dan penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan dalam pasar kerja yang kompetitif.

“Disisi lain, kita juga perlu untuk memperhatikan lingkungan belajar yang meghargai seluruh peserta didik. Komponen-komponen tenaga pendidik harus memilki kualitas yang premium dalam mendidik generasi bangsa,” tegasnya.

Salah satu bentuk keseriusan wanita yang pernah menempuh pendidikan Master In Public Policy dari National University of Singapore (NUS) tersebut, adalah dengan memasukkan Revisi UU Sistem Pendidikan Nasional ke dalam Program Legislatif Nasional (Prolegnas) tahun 2025 mendatang.

Baca Juga:  Jelang Pesta Demokrasi Kaltim, Kesbangpol Tekankan Peran Pemuda Pada Pemilihan 2024

Insya allah, ditahun depan (2025), kita akan laksanakan Revisi UU Sistem Pendidikan Nasiolan. Ini adalah atijuran yang berbicara tehtang sistem pendidikan kita. Kita akan susun ulang dengan lebih baik,” ungkapnya.

Fokusnya pada dunia pendidikan sudah tidak perlu diragukan lagi. Kecintaan terhadap generasi bangsa, dibuktikan dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Duduknya Hetifah di kursi Ketua Komisi X DPR-RI, membuat dirinya memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas pendidikan Indonesia kedepan. Terutama, dalam mewujudkan ‘Indonesia Emas 2045’ mendatang.

“Kalau hari ini, Jakarta adalah Indonesia masa kini. Kaltim adalah Indonesia masa depan.”tandasnya.

(Zul)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Polemik Transparansi Hingga Asumsi Publik, Ketua Pelita kaltim Dorong Transparansi, Dirham : 1,38 T Harus jelas
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:41 WITA

Polemik Transparansi Hingga Asumsi Publik, Ketua Pelita kaltim Dorong Transparansi, Dirham : 1,38 T Harus jelas

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA