Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

Lintasjejaring.com, JAKARTA — PT.Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang mulai berlaku Maret 2026 di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), di Indonesia.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini, dilakukan sebagai respons terhadap dinamika harga minyak mentah dunia dan fluktuasi pasar energi global. Kenaikan tersebut terutama berdampak pada produk BBM beroktan tinggi, dan diesel nonsubsidi yang banyak digunakan kendaraan pribadi maupun sektor industri, sementara pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi, guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi domestik.

Penyesuaian tersebut berlaku untuk sejumlah produk BBM umum, terutama pada lini Pertamax Series dan Dex Series, yang mencakup Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, serta Pertamina Dex.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan perubahan harga ini mengacu pada regulasi pemerintah, melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, tentang formula dasar perhitungan harga jual eceran BBM umum.

Di wilayah Kalimantan Timur, harga beberapa produk BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian. Pertamax kini dijual seharga Rp12.600 per liter, sementara Pertamax Turbo dipatok Rp13.300 per liter. Untuk jenis diesel, Dexlite dibanderol Rp14.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex mencapai Rp14.800 per liter.

Secara nasional, kenaikan harga BBM nonsubsidi bervariasi dengan rentang sekitar Rp450 hingga Rp1.000 per liter. Sebagai contoh, harga Pertamax di wilayah Jawa mengalami kenaikan dari Rp11.800 menjadi Rp12.300 per liter.

Baca Juga:  Andriansyah Soroti Banjir Samarinda: Bukan Sekadar Hujan, Tapi Kelalaian Tata Kota

Penyesuaian paling signifikan terjadi pada produk diesel di lini Dex Series yang mengalami kenaikan hingga Rp1.000 per liter.

Meski demikian, Pertamina memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tetap tidak mengalami perubahan. Harga Biosolar masih dipertahankan di angka Rp6.800 per liter, sementara Pertalite tetap berada di kisaran harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan harga BBM secara berkala, melalui situs resmi Pertamina maupun aplikasi digital MyPertamina.

Pertamina menyebutkan bahwa penyesuaian harga ini merupakan langkah korporasi, dalam merespons dinamika harga minyak mentah dunia, sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi di dalam negeri.

Selain itu, perbedaan harga BBM di tiap daerah juga dipengaruhi oleh komponen Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan masing-masing pemerintah daerah, diantara lain :

Untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) :

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.800 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Untuk wilayah Free Trade Zone (FTZ) Sabang

  • Pertalite: Rp 100.000 per liter
  • Pertamax: Rp 11.550 per liter
  • Dexlite: Rp 13.250 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Riau, Kepulauan Riau (Kepri) :

  • Pertalite: Rp 100.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.900 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650 per liter
  • Dexlite: Rp 14.800 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 15.100 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter
Baca Juga:  Lawan Peningkatan Wabah DBD, Edy Wuryanto Sebut Edukasi Kesehatan Publik Harus Ditingkatkan

Wilayah FTZ Batam :

  • Pertalite: Rp 100.000 per liter
  • Pertamax: Rp 11.750 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 12.400 per liter
  • Dexlite: Rp 13.450 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 13.800 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Bangka Belitung (Babel), Lampung :

  • Pertalite: Rp 100.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.800 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Banten, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Jawa Timur (Jatim) :

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.300 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter
  • Dexlite: Rp 14.200 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) : 

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.300 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter
  • Dexlite: Rp 14.200 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim) :

  • Pertalite: Rp 100.000000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.300 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.800 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter
Baca Juga:  Keputusan Final Dari Erick Thohir, Shin Tae Yong Berpisah Dengan Timnas Indonesia

Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Utara (Kaltara) :

  • Pertalite: Rp 100.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.900 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.650 per liter
  • Dexlite: Rp 14.800 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 15.100 per liter
  • Sclar: Rp6.800 per liter

Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar) :

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.800 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Maluku, Maluku Utara (Malut) :

  • Pertalite: Rp 100.000000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Sclar: Rp6.800 per liter

Wilayah Papua :

  • Pertalite: Rp I (0.000000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.350 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Papua Barat (Papbar), Papua Barat Daya (PBD) :

  • Pertalite: Rp 100.000000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 14.800 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

Wilayah Papua Selatan (Papsel), Papua Tengah (Papteng), Papua Pegunungan (PP) :

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Pertamax: Rp 12.600 per liter
  • Dexlite: Rp 14.500 per liter
  • Solar: Rp6.800 per liter

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Mualem Beri Lampu Hijau, Bantuan Internasional Bisa Masuk Di Tanah Aceh
Konferensi Pers Perempuan Mahardhika Dari Empat Kota Kompak, Gelar Aksi Nasional Serentak Sambut HAKTP
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 05:21 WITA

Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA