Lintasjejaring.com, Jakarta – Edy Wuryanto selaku Anggota Komisi IX DPR RI, memberikan perhatian khusus pada kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam negeri dan meminta agar sesegera mungkin Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan para tenaga kesehatan (nakes) untuk dapat menggiatkan edukasi kesehatan publik sekaligus dapat mengajak pihak masyarakat untuk hidup sehat secara mandiri.
Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah melalui pihak Kemenkes harus menyiapkan para nakes mengingat terjadinya lonjakan kasus DBD yang berakibat pada kenaikkan jumlah pasien di Rumah Sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada masyarakat miskin yang terkena DBD dan mencari rumah sakit, tapi selalu penuh,” ucapnya.
Beliau juga menerangkan dalam data Kemenkes-RI disebutkan bahwa telah terjadi 35.556 kasus DBD di indonesia dengan angka kematian mencapai 290 orang hingga pekan ke – 11 tahun 2024.
“Masa urgent DBD ini lima hari. Kalau tertolong tepat waktu kemungkinan besar sembuh. Tapi, kalau terlambat bisa meninggal,” jelasnya.
Beliau juga menghimbau agar masyarakat ikut berperan dalam menangani permasalahan DBD, hal ini dikarenakan menurunnya peran masyarakat jika dibandingkan dengan tahun 90-an, dimana masyarakat gencar melakukan pemberantasan DBD.
Melemahnya peran masyarakat dalam tindakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serta perilaku masyarakat yang hanya mengandalkan vaksinasi atau wolbachia menyebabkan kenaikkan kasus DBD secara perlahan.
Pada Rapat Kerja (Raker) bersama pihak Kemenkes sebelumnya, legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah III, mempertanyakan terkait upaya pemerintah dalam menangani kasus DBD agar tidak ada masyarakat yang terlambat mendapatkan penanganan.
Ia berpendapat bahwa, pemerintah perlu menyiapkan sebuah cara untuk dapat menggerakkan serta memandirikan masyarakat, mengingat penanganan terkait masalah kesehatan publik memerlukan kolaborasi dari semua pihak.
“Kita harus mengadakan roadmap (peta jalan) terkait penyiapan SDM kesehatan pada bagian kesehatan publik sehingga bisa setiap saat mendampingi masyarakat, terutama saat mengalami masalah kesehatan dan tidak bergantung pada kader kesehatan saja” pesannya.
Penulis : Stefen
Editor : Niken











