Akan Beli Hasil Pertanian Lokal, Dinas Ketahanan Pangan Maksimalkan Produk Lokal

- Redaksi

Kamis, 1 Februari 2024 - 11:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CPP beras Bulog yang dibagikan pemerintah ke masyarakat. (Foto: Ist)

CPP beras Bulog yang dibagikan pemerintah ke masyarakat. (Foto: Ist)

Lintasjejaring.com, Samarinda – Maksimalkan hasil lokal, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang Tani) Kota Samarinda berencana akan membeli beras milik petani local, Kamis (01/02/2024).

Pembelian hasil pertanian tersebut akan dibeli disejumlah kecamatan melalui Badan Urusan Logistik (Bulog). Hal ini dilakukan agar terjadi simbiosis mutualisme atau hubungan saling menguntungkan antara Pemkot, Bulog dan petani itu sendiri

Melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Diah Hurisdiana menuturkan, untuk bisa melaksanakan rencana tersebut, pihaknya masih dalam tahap penyusunan draft agar saat kerja sama ini berjalan, tak ada menemui kendala.

“Draftnya masih dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Jadi kita inginnya, Bulog dengan Pemkot ada harmonisasi dengan petani yang ada di Samarinda,” ungkap Diah. Dikutip dari Korankaltim.com

Beras yang dibeli nantinya akan dimasukkan dalam Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), karena Bulog merupakan penyalur dari CPP beras.

“Bulog beli dengan harga yang disepakati Bulog, petani dan Pemkot. Kalau ada kenaikan, umpamanya harga dari Bulog Rp9.950 per kg, tapi kalau dari petani jual di pasaran sekitar Rp11.500 per kg,” jelasnya.

Baca Juga:  Kantor DPRD Makassar Diserbu Massa, Si Jago Merah Menerangi Malam

Diah menjelaskan, selisih harga itu nanti akan disubsidi oleh Pemkot Samarinda. Artinya akan ada Rp1.550 per kg yang harus ditanggung Pemkot. Seperti diketahui, ada beberapa lokasi penghasil padi di Samarinda yakni Sambutan, Bantuas, dan Lempake.

“Dari situ kita akan menampung beras-beras itu. Kami merata-ratakan sekitar 4 ton untuk satu hektare hasil mereka. Karena kadang ada yang 5 ton lebih, ada yang 3,5 ton. Ada juga yang 6 ton, tapi itukan tergantung dari perawatan lagi, trus kesiapan mereka terhadap hama di sawah itu,” urainya.

Baca Juga:  Di Tengah Hujan Deras, Samri Shaputra Dengarkan Aspirasi Warga Samarinda Seberang Dan Siap Perjuangkan Solusi Nyata

Dengan pembelian ini, Diah berharap CPP yang tersedia di Bulog tak lagi didatangkan dari luar negeri. Sekadar informasi, bahwa CPP yang ada saat ini diambil dari berbagai negara.

“Rencana ini akan dimulai tahun ini, mungkin di Anggaran Pendapatan dan Belanaj Daerah (APBD) Perubahan 2024. Karena kita belum tahu berapa hasil produksi dari petani,” pungkasnya.

(Red/Zul)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla
Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam
Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional
Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas
Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober
Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu
Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah
DLH Samarinda Ultimatum Pengusaha Tahu di Lempake, Sepekan Wajib Benahi Limbah

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:46 WITA

Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WITA

Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober

Berita Terbaru