Andriansyah Soroti Banjir Samarinda: Bukan Sekadar Hujan, Tapi Kelalaian Tata Kota

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah.

Foto: Anggota DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah.

Lintasjejaring.com, Samarinda-Banjir kembali melanda sejumlah titik di Kota Samarinda akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin, 12 Mei 2025. Anggota DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah menilai bahwa banjir bukan hanya disebabkan oleh faktor alam, melainkan karena buruknya tata kelola lingkungan dan kota.

“Air tidak menggenang tanpa sebab. Ini akibat dari rusaknya keseimbangan lingkungan, yang sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia,” ujar Andriansyah, Sabtu (17/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa berkurangnya ruang hijau serta alih fungsi lahan menjadi pemukiman dan kawasan bisnis telah memperparah kondisi ekologis kota. Ia menilai perencanaan tata ruang masih jauh dari prinsip pembangunan berkelanjutan.

Tak hanya itu, Andriansyah juga menyoroti aktivitas pertambangan yang turut merusak lingkungan. Menurutnya, banyak perusahaan tambang, baik legal maupun ilegal, tidak melakukan reklamasi lahan pasca tambang sebagaimana mestinya.

“Banyak bekas tambang dibiarkan terbengkalai. Ini jelas pelanggaran dan harus ditindak tegas oleh pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keuntungan dari tambang seharusnya tidak mengorbankan keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, ketahanan ekologis harus menjadi salah satu fokus utama dalam kebijakan pembangunan di Samarinda.

Baca Juga:  Fokus Terhadap Pembinaan Talenta Atlet Usia Muda, Rasman Dorong Penguatan Kapasitas SKOI

Sebagai solusi jangka panjang, Andriansyah mengusulkan pembangunan kanal pengendali banjir yang terhubung ke Sungai Mahakam dan Sungai Karang Mumus. Ia juga menekankan pentingnya perbaikan sistem drainase kota secara menyeluruh dan terintegrasi dengan rencana tata ruang.

Baca Juga:  Wakil Ketua Sementara DPRD Berau Desak Pemkab Tingkatkan Kesiapan Mitigasi Bencana di Wilayah Terpencil

Selain itu, ia mendorong instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meningkatkan kapasitas dalam menyusun Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dan memetakan risiko bencana secara akurat.

“Regulasinya sudah ada, tapi lemah dalam penerapan. Kita butuh keberanian dan komitmen untuk menegakkan aturan, agar lingkungan kita tidak terus dikorbankan,” pungkasnya.

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA