PKKMB Unmul 2025 Ricuh, Dosen Nilai Terlalu Politis Dan Bermuatan Militerisme

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : PKKMB Unmul 2025

Foto : PKKMB Unmul 2025

Lintasjejaring.com, Samarinda – Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Universitas Mulawarman (Unmul) tahun 2025, menuai kritikkan tajam dari akademisi. Herdiansyah Hamzah, Dosen Fakultas Hukum Unmul, menilai kegiatan tersebut telah keluar, dari esensinya sebagai ajang pengenalan kampus, karena menghadirkan unsur politis dan militerisme.

“Ini seharusnya forum pengenalan kampus, bukan panggung kekuasaan,” tegasnya.

Kritikkan nya pertama ditujukan pada kehadiran Seno Aji, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), sebagai pembicara kunci (Keynote), dalam kegiatan yang digelar di GOR 27 September, Samarinda. Ia menilai tidak ada nya urgensi, untuk menghadirkan pejabat politik, dalam forum akademik awal, bagi mahasiswa baru.

Ia juga mengecam, akan kehadiran anggota TNI dari Kodam VI Mulawarman, yang membawakan materi bela negara. Menurutnya, penyampaian nilai – nilai kebangsaan, sebaiknya diberikan oleh dosen kewarganegaraan, bukan dari pihak institusi militer.

“Jika ingin membentuk disiplin mahasiswa, contoh yang relevan, adalah tokoh sipil seperti Mohammad Hatta, bukan militer,” ujarnya.

Kegiatan PKKMB, juga diwarnai aksi mahasiswa. Saat Seno Aji menyampaikan materi, mahasiswa dadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), melakukan aksi membelakangi panggung, sementara ribuan mahasiswa lainnya, menambah panasnya suasana, dengan bersorak – sorai menyampaikan kekecewaan mereka, terhadap program Gratispoll, yang dinilai belum terealisasi.

Baca Juga:  Sulasih Sebut Pemekaran Wilayah Kutai Timur Perlu Kajian Matang

Penolakan juga berlanjut, saat anggota TNI hendak menyampaikan materi, dimana para mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), menyanyikan lagu “Buruh Tani” dan “Mars Mahasiswa”. Aksi ini dibalas, dengan respons menantang dari anggota TNI di lokasi, sebagaimana terekam dalam video yang beredar.

Baca Juga:  Gelar PDD Di Long Mesangat, Budianto Bulang Bahas Desentralisasi Dan Otonomi Daerah

PKKMB tahun ini, diikuti Ribuan Mahasiswa, dari berbagai Fakultas. Namun, sorotan Publik dan civitas Akademika, menguat terhadap substansi dan arah kegiatan yang dinilai, jauh dari semangat akademik.

 

(Alex)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla
Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam
DPRD Samarinda Desak PLN Buka Penyebab Pemadaman dan Target Perbaikan
Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional
Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas
Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober
Parkir Berlangganan Tak Wajib, DPRD Samarinda Minta Layanan Diperjelas
Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:08 WITA

DPRD Samarinda Desak PLN Buka Penyebab Pemadaman dan Target Perbaikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:46 WITA

Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas

Berita Terbaru