Sutami Soroti Penurunan Harga TBS Sawit di Berau, Minta Dinas Tegas Awasi Perusahaan

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 10:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sutami, Anggota Komisi II DPRD Berau.

Foto : Sutami, Anggota Komisi II DPRD Berau.

Lintasjejaring.com, Berau – Sutami, Anggota Komisi II DPRD Berau, menyoroti penurunan harga jual tandan buah segar (TBS), kelapa sawit di Wilayah Berau sejak Maret lalu.

Ia menilai, penurunan tersebut, merugikan petani dan, memperparah kondisi ekonomi mereka.

Selain harga yang tidak kompetitif, ia juga menyebutkan bahwa, jarak pabrik pengolahan yang jauh, menjadi kendala tersendiri. Dalam rapat bersama dengan, Dinas Perkebunan dan hasil pemantauan di lapangan, diketahui ada banyak petani sawit, di wilayah pesisir yang lebih memilih menjual hasil panen mereka, ke Perusahaan di Kutai Timur (Kutim), seperti BHL dan PTH.

“Memang dari laporan lapangan, mereka membeli dengan harga lebih tinggi. Karena itu, petani kita banyak yang menjual ke sana,” ujarnya.

Ia menyesalkan, sikap sejumlah perusahaan di Berau, yang lambang untuk menyesuaikan harga TBS, berdasarkan ketetapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Menurutnya, perusahaan cenderung cepat menurunkan harga, ketika terjadi penurunan, akan tetapi lamban saat harga naik.

“Kami minta Dinas Perkebunan tegas untuk menegakkan aturan harga dari provinsi. Jangan sampai perusahaan di Berau, seenaknya sendiri dan merugikan petani,” tegasnya.

Ia menambahkan, disparitas harga di wilayah pesisir, seperti Labalang, bisa mencapai selisih Rp300 hingga 400 per kilogram, dibandingkan dengan daerah lain. Kondisi ini dinilai memberikan dampak negatif, terhadap kelangsungan industri perkebunan lokal, dan pencapaian target produksi daerah.

Baca Juga:  Terobosan Pariwisata, Akmal Malik Pinta Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas

Ia juga menucrigai, akan adanya permainan harga kelapa sawit, yang melibatkan beberapa oknum tertentu.

“Kami belum bisa pastikan, apakah ada keterlibatan dari pihak dinas, atau oknum perusahaan. Tapi ini harus diusut. Karena jika dibiarkan, petani yang akan terus dirugikan,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, Komisi II DPRD Berau, akan turun langsung ke lapangan, dan memanggil sejumlah perusahaan terkait, untuk mencari solusi bersama, serta memastikan harga sawit, yang adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Negara harus hadir, di tengah-tengah masyarakat. Jangan biarkan mereka, berjuang sendiri di tengah kondisi ekonomi, yang berat seperti sekarang,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  Pemilik Lahan Harapan Baru Laporkan Kabag Hukum Pemkot Samarinda dan Anak Kuasa Hukum atas Dugaan Manipulasi Pembayaran ke Polda Kaltim

(Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA