Terobosan Pariwisata, Akmal Malik Pinta Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas

- Redaksi

Selasa, 27 Februari 2024 - 17:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik.

Foto: Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik.

Lintasjejaring.com, Samarinda- Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Prov. Kaltim) Akmal Malik, usulkan pengembangan pariwisata berbasis komunitas guna meningkatkan nilai pariwisata pada tingkat lokal. Selasa, (27/02/24).

Sektor pariwisata di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus dikembangkan. Sektor ini bahkan diproyeksikan sebagai sumber ekonomi kerakyatan yang memiliki multiplier effect secara berkelanjutan.

Pemprov Kaltim turut memberikan perhatian serius terhadap sektor pariwisata daerah. Pola pengembangan terbaik terus dicoba. Hal ini pun membuat Akmal Malik selaku Pj Gubernur Kaltim, juga turut memberikan masukan terhadap pariwisata di Kaltim.

Akmal Malik meminta kepada Perangkat Daerah (PD) yang menangani kepariwisataan daerah atau Dinas Pariwisata (Dispar) Prov. Kaltim untuk mengembangkan pola pariwisata berbasis komunitas.

“Buatlah event desentralisasi di kabupaten/kota. Misalkan, festival kerbau rawa di Mahakam Ulu berbasis komunitas. Perbanyak event pariwisata kita di wilayah remote area. Itu lebih berdampak, yang penting masyarakat lokal kita merasakan dampak secara ekonomi,” ungkap Akmal Malik.

Baca Juga:  Menuju Pra Popnas Kendari, Rasman Ingatkan Tim Sepakbola Kaltim Untuk Menjaga Kondisi Fisik dan Psikologis

Pria kelahiran Minang ini menilai, jika pengembangan pariwisata selama ini terlalu berfokus pada event-event besar yang medatangkan banyak wisatawan luar daerah. Padahal menurutnya, yang terpenting adalah sektor pariwisata dapat hidup dan memberikan kehidupan bagi warga setempat.

“Kebijakan pariwisata terlalu ingin besar, tapi diam. Tidak kolaboratif. Jangan paksakan banyak orang luar datang. Dari pada banyak orang datang tapi hanya bawa duit Rp 2 ribu, lebih baik sedikit orang tapi bawa Rp 40 ribu. Bikin wisata yang eksklusif,” sambungnya.

Baca Juga:  Anggota Komisi I DPRD Berau Dukung Raperda Fasilitas Dan Insentif Kemudahan Penanaman Modal

Akmal juga meminta kepada Dispar Kaltim untuk memulai memetakan dan mengintegrasikan event pariwisata di tiap kabupaten/kota. Kolaborasi antar pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan seluruh stakeholder kepariwisataan diharapkan dapat membangun pariwisata yang lebih maju.

“Harus dikolaborasikan. Uang sedikit, jangan jalan sendiri-sendiri. Tidak akan jadi daging itu,” tandas Akmal.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

14 Jabatan Eselon II Masih Kosong, Rudy Mas’ud: Penyegaran Pejabat Kaltim Belum Berhenti
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Pangkas Jarak 140 Kilometer, Jembatan Nibung Akhiri Penantian Warga Pesisir Timur Kaltim
KUA-PPAS Kaltim 2026 Disahkan Rp21,3 Triliun, Tapi Masa Depan Anggaran Masih Menggantung
Resmi Dilantik, Agus Hari Kesuma Jabat Pjs Kutim
Lakukan Uji Kompetensi Eselon III, BKD Kaltim Ingin Bangun Pemimpin Kompetitif
Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja, Disnakertrans Akan Sertifikasi Ribuan Tenaga Kerja Untuk IKN
Sekda Kaltim Tegaskan Pentingnya Keterlibatan Pemuda

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:06 WITA

14 Jabatan Eselon II Masih Kosong, Rudy Mas’ud: Penyegaran Pejabat Kaltim Belum Berhenti

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:45 WITA

Pangkas Jarak 140 Kilometer, Jembatan Nibung Akhiri Penantian Warga Pesisir Timur Kaltim

Senin, 8 September 2025 - 12:42 WITA

KUA-PPAS Kaltim 2026 Disahkan Rp21,3 Triliun, Tapi Masa Depan Anggaran Masih Menggantung

Rabu, 25 September 2024 - 13:46 WITA

Resmi Dilantik, Agus Hari Kesuma Jabat Pjs Kutim

Berita Terbaru