Lintasjejaring.com, Samarinda – Kota Samarinda masih menjadi wilayah dengan jumlah penerima Beasiswa Kalimantan Timur (BKT) yang paling tinggi di provinsi ini, dengan total 62.020 penerima hingga tahun 2023. Jumlah ini terdiri dari 8.548 penerima kategori Tuntas, 14.985 penerima Stimulan Mahasiswa, dan 37.487 penerima Stimulan Siswa.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Pengelola BKT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Iman Hidayat di Samarinda, Rabu (31/01/2024). Ia mengatakan bahwa Kota Samarinda memiliki banyak lembaga institusi pendidikan dan jumlah siswa yang banyak, sehingga banyak yang memanfaatkan BKT untuk melanjutkan pendidikan mereka.
“Kami berharap BKT ini dapat membantu mewujudkan mimpi anak-anak Kaltim untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan berkualitas. BKT ini juga merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Kaltim yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) masih menjadi wilayah dengan jumlah penerima BKT yang paling rendah di Kaltim, dengan hanya 953 penerima dari tahun 2019 hingga 2023. Jumlah ini terdiri dari 78 penerima kategori Tuntas, 374 penerima Stimulan Mahasiswa, dan 501 penerima Stimulan Siswa.
Iman Hidayat mengakui bahwa jumlah penerima BKT di Mahulu memang kecil, namun ia menilai bahwa dari sisi persentase antara yang mendaftar dan diterima, Mahulu paling besar. Ia juga menambahkan bahwa Mahulu mendapat dukungan dengan instruksi khusus daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Justru, saya meminta kepada DPRD Kaltim Daerah Pemilihan Mahulu untuk melakukan sosialisasi di dapilnya, agar putra putri Mahulu yang ingin menempuh pendidikan dengan setinggi-tingginya bisa merasakan BKT ini. Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mahulu untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di sana,” tuturnya.
Sementara itu, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berada di urutan keenam dengan jumlah penerima BKT sebanyak 14.925, yang terdiri dari 1.697 penerima kategori Tuntas, 2.367 penerima Stimulan Mahasiswa, dan 10.861 penerima Stimulan Siswa. Iman Hidayat menjelaskan bahwa alasan rendahnya jumlah penerima BKT di Kutim adalah karena pemerintah daerah setempat juga menyediakan beasiswa yang cukup besar.
“Jadi tidak bisa untuk mendaftar di BKT, karena sistemnya Kutim dan BKT ini saling terkoneksi. Jadi mengapa Kutim di urutan rendah,” katanya.
Berikut ini adalah data lengkap jumlah penerima BKT di Kaltim dari tahun 2019-2023:
Samarinda
Tuntas 8.548 orang
Stimulan Mahasiswa 14.985 orang
Stimulan Siswa 37.487 orang
Total 62.020 orang
Kutai Kartanegara
Tuntas 3.783 orang
Stimulan Mahasiswa 8.693 orang
Stimulan Siswa 33.440 orang
Total 45.915 orang
Balikpapan
Tuntas 3.501 orang
Stimulan Mahasiswa 6.455 orang
Stimulan Siswa 16.750 orang
Total 26.706 orang
Bontang
Tuntas 2.140 orang
Stimulan Mahasiswa 2.994 orang
Stimulan Siswa 10.649 orang
Total 15.783 orang
Paser
Tuntas 1.261 orang
Stimulan Mahasiswa 2.684 orang
Stimulan Siswa 12.362 orang
Total 16.307 orang
Kutai Timur
Tuntas 1.697 orang
Stimulan Mahasiswa 2.367 orang
Stimulan Siswa 10.861 orang
Total 14.925 orang
Penajam Paser Utara
Tuntas 804 orang
Stimulan Mahasiswa 1.763 orang
Stimulan Siswa 9.498 orang
Total 12.065 orang
Berau
Tuntas 1.266 orang
Stimulan Mahasiswa 2.167 orang
Stimulan Siswa 6.113 orang
Total 9.546 orang
Kutai Barat
Tuntas 599 orang
Stimulan Mahasiswa 1.645 orang
Stimulan Siswa 5.759 orang
Total 8.003 orang
Mahakam Ulu
Tuntas 78 orang
Stimulan Mahasiswa 374 orang
Stimulan Siswa 501 orang
Total 953 orang









