KUA-PPAS Kaltim 2026 Disahkan Rp21,3 Triliun, Tapi Masa Depan Anggaran Masih Menggantung

- Redaksi

Senin, 8 September 2025 - 12:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Gubernur kalimantan Timur, H. Seno Aji.

Foto: Wakil Gubernur kalimantan Timur, H. Seno Aji.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur resmi menetapkan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk tahun 2026 dengan nilai mencapai Rp21,3 triliun. Namun, meskipun sudah disahkan dalam Rapat Paripurna ke-34 pada Senin (8/9/2025), nasib anggaran tersebut masih belum sepenuhnya pasti.

Rapat yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim H. Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, Ketua DPRD Hasanuddin Mas’ud, serta anggota DPRD lainnya ini menandai titik penting dalam proses penyusunan APBD Kaltim 2026. Wakil Gubernur Seno Aji menegaskan bahwa APBD Murni tahun depan sudah final dan tidak akan ada perubahan dalam rancangan anggaran tersebut.

“APBD Murni 2026 sudah fiks karena KUA-PPAS-nya sudah keluar,” ujar Seno Aji saat ditemui usai rapat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sorotan utama kini mengarah pada isu pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) yang beredar kabarnya bisa mencapai 50 persen. Wagub mengakui bahwa skema anggaran yang telah disusun bersama DPRD masih bersifat acuan awal. Jika Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait pemangkasan resmi diterbitkan, Pemprov dan DPRD akan melakukan evaluasi ulang dan penyesuaian anggaran.

“Kita belum tahu pasti apakah pemangkasan itu benar-benar akan terjadi. Jika PMK sudah keluar, kita akan susun ulang,” jelasnya.

Foto: Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud saat memaparkan hasil Rapur.

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud juga mengungkapkan bahwa proses pembahasan KUA-PPAS berjalan lancar tanpa kendala berarti. Namun, kekhawatiran besar tetap menghantui karena potensi pemangkasan anggaran bisa mengganggu stabilitas pembangunan daerah.

“Kami belum menghadapi kendala dalam pembahasan, tapi yang kami khawatirkan adalah bila ada pemangkasan 50 persen dari APBD. Itu akan jadi perhatian utama kami bersama seluruh stakeholder,” ujar Hasanuddin.

Saat ini, DPRD dan Pemprov Kaltim masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat mengenai besaran pemangkasan tersebut.

“Kami menunggu informasi resmi dari pusat, apakah benar 50 persen atau ada opsi lain,” tambah Ketua DPRD.

Meski sudah ada titik terang dengan disahkannya KUA-PPAS, masa depan anggaran Kaltim 2026 tetap penuh ketidakpastian. Semua pihak berharap ada kejelasan cepat agar rencana pembangunan dan pelayanan publik di Kaltim bisa berjalan sesuai harapan.

Baca Juga:  Hari Kesaktian Pancasila 2026, Mudyat Noor Minta ASN PPU Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan
Baca Juga:  DPRD Berau Minta Pemkab Susun Pra - Bencana Dan Tanggap Darurat, Respon Dari Banyaknya Kejadian Longsor

Zul

Baca Juga:  Realisasi Anggaran APBN, Kemenang berhasil menduduki peringkat ketiga.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
14 Jabatan Eselon II Masih Kosong, Rudy Mas’ud: Penyegaran Pejabat Kaltim Belum Berhenti
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Senin, 28 September 2026 - 19:06 WITA

14 Jabatan Eselon II Masih Kosong, Rudy Mas’ud: Penyegaran Pejabat Kaltim Belum Berhenti

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Berita Terbaru