Lindungi Adat, Perkuat Ekonomi Kampung, Dua Raperda Inisiatif Usulan DPRD Berau

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Dedy Okto Nooryanto, Ketua DPRD Berau

Foto : Dedy Okto Nooryanto, Ketua DPRD Berau

Lintasjejaring.com, Berau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), inisiatif dalam rapat paripurna, yang digelar beberapa waktu lalu.

Dua Raperda tersebut, adalah Raperda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, serta Raperda tentang Pedoman Pembentukan, dan Penguatan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

Dedy Okto Nooryanto, Ketua DPRD Berau, menegaskan bahwa, kedua Raperda ini sangat penting, untuk melindungi nilai – nilai kearifan lokal, sekaligus untuk mendorong kemandirian ekonomi, bagi masyarakat kampung.

“Melalui Raperda, yang berkaitan dengan masyarakat adat, kami akan memberikan kepastian hukum, kepada komunitas adat di Berau, seperti Banua, Dayak, dan Bajau, yang selama ini, telah memiliki sistem sosial dan hukum tersendiri, termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam, serta adat pernikahan,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, regulasi ini akan menjadi dasar hukum, bagi pemerintah daerah, dalam mengindentifikasikan, mengakui, dan menetapkan keberadaan masyarakat, hukum adat secara resmi.

Baca Juga:  Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Kasus Bullying Pelajar: Sekolah Tak Bisa Bekerja Sendiri

Sementara itu juga, melalui Raperda tentang BUMK, DPRD Berau juga mendorong pada penguatan ekonomi pada tingkat kampung. Kehadiran BUMK sangat bernilai penting, agar dapat menciptakan usaha produktif, yang dapat meningkatkan tingkat pendapatan asli kampung.

“Kita tidak bisa terus bergantung, dengan bantuan pemerintah. Masyarakat tentunya harus diberi ruang, agar dapat mengelola potensial desanya, dengan BUMK, jadi perekonomian kampung dapat, bertumbuh dengan lebih kuat dan mandiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Tak Lelah Menjaga Negeri, Budianto Bulang Turun Ke Desa Perkuat Pendidikan Pancasila

Saat ini, pihak DPRD Berau tengah menunggu tanggapan, dari Pihak Pemerintah Kabupaten Berau, untuk dapat melanjutkan tahap pembahasan kedua Raperda tersebut.

“Harapan kami, dengan regulasi ini dapat ditetapkan dan memberikan manfaat nyata, baik dalam melindungi hak masyarakat adat, sembari mendorong pertumbuhan ekonomi kampung,” tandasnya.

 

Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Berita Terbaru