Kekurangan Dokter Spesialis Di RSUD Abdul Rivai Jadi Sorotan, DPRD Berau Dorong Solusi Konkret

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Peri Kombong, Anggota DPRD Berau

Foto : Peri Kombong, Anggota DPRD Berau

Lintasjejaring.com, Berau – Kurangnya tenaga dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai masih menjadi keluhan utama masyarakat.

Kondisi ini semakin menjadi perhatian, terutama di tengah proses pembangunan gedung baru rumah sakit tersebut. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan pelayanan kesehatan akan semakin terbatas.

Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Peri Kombong, menegaskan bahwa persoalan ini harus segera diatasi dengan langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Salah satu solusi yang diusulkan adalah penyediaan program beasiswa bagi dokter umum untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis.

“Jika tenaga dokter spesialis masih minim, maka pemerintah harus mengambil inisiatif untuk menyekolahkan dokter umum agar dapat mengisi kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Peri Kombong menambahkan bahwa kekurangan dokter spesialis bukan hanya menjadi tantangan bagi RSUD Abdul Rivai saat ini, tetapi juga bagi rumah sakit baru yang akan segera beroperasi.

Menurutnya, ketersediaan tenaga medis harus merata, termasuk di Rumah Sakit Pratama di Talisayan, agar masyarakat di daerah tersebut tidak perlu selalu dirujuk ke rumah sakit di ibu kota.

Baca Juga:  Peri Kombong jelaskan Peralihan Penandatanganan SKPT dari Kepala Kampung ke Camat

“Kita harus memastikan distribusi tenaga kesehatan yang merata, baik dokter maupun perawat, agar masyarakat di seluruh wilayah Berau mendapatkan pelayanan yang optimal,” tambahnya.

Sebagai legislator senior, Peri Kombong menekankan bahwa penyelesaian masalah ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah saja.

DPRD Berau juga memiliki tanggung jawab untuk mencari solusi terbaik. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menambah anggaran untuk mendukung pemenuhan tenaga spesialis di rumah sakit.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Pengadaan Alat Pertukangan di Kutai Timur : Kerugian Negara Capai Rp1,39 Miliar

“Jika memang diperlukan tambahan anggaran untuk menarik lebih banyak dokter spesialis, maka kami akan perjuangkan. Namun, kita juga harus menentukan spesialisasi yang paling mendesak untuk diprioritaskan,” tegasnya.

Dengan adanya perhatian dan langkah nyata dari berbagai pihak, diharapkan permasalahan ini dapat segera terselesaikan, sehingga masyarakat Berau dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.

Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA