Lintasjejaring.com, Berau – Aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa Kampus Stiper di kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau pada Jumat (28/2/2025) lalu mendapat tanggapan dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris.
Ia menilai perlunya ada evaluasi, terhadap kinerja kepala dinas terkait, yang dinilai belum efektif dalam menjalankan tugasnya.
“Evaluasi terhadap kinerja DTPHP harus dilakukan terlebih dahulu, untuk mengetahui apakah ada kendala yang menghambat kinerja kepala dinas,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya juga menegaskan, bahwa jika hasil evaluasi menunjukkan kinerja kepala dinas kurang maksimal, maka perlu dilakukan kajian lebih mendalam, terkait permasalahan utama yang dihadapi para petani.
“Jika memang dinilai tidak efektif, maka evaluasi lebih lanjut harus dilakukan. Bahkan, jika diperlukan, kepala dinas bisa saja diberhentikan,” jelasnya.
Namun, ia menekankan bahwa, keputusan tersebut tetap berada di tangan Bupati, dan harus didasarkan pada hasil evaluasi menyeluruh.
“Penting untuk memastikan kondisi sebenarnya, sebelum mengambil langkah lebih lanjut, apakah ada kesalahan atau kelalaian dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Menurutnya, aksi demo mahasiswa ini menunjukkan, bahwa ada persoalan yang perlu diperhatikan lebih serius oleh pemerintah. Ia juga mengusulkan, adanya diskusi terbuka antara kepala DTPHP, masyarakat, dan petani agar tercipta solusi yang tepat.
“Harus ada ruang diskusi terbuka di DTPHP, agar masalah ini, bisa dibahas dengan jelas dan ditemukan solusi terbaik ke depannya,” pungkasnya.
Iza/ADV/Ed-Sean/DPRD Berau









