Gelar PDD Di Long Mesangat, Budianto Bulang Bahas Desentralisasi Dan Otonomi Daerah

- Redaksi

Sabtu, 22 Maret 2025 - 17:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kegiatan PDD, Anggota DPRD Kaltim, Budianto Bulang

Foto : Kegiatan PDD, Anggota DPRD Kaltim, Budianto Bulang

Lintasjejaring.com, Kutai Timur – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sistem pemerintahan di Indonesia, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Budianto Bulang, menggelar Kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) pada 22 Maret 2025, pukul 21.00 WITA di Desa Segoi Makmur, Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur.

Kegiatan PDD kali ini, membawa tema tentang “Desentralisasi dan Otonomisasi di Era Reformasi”, yang bertujuan untuk memberikan edukasi, mengenai peran pemerintah daerah dalam sistem demokrasi serta, bagaimana kebijakan desentralisasi berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

Ikhwan Syarif, S.H., M.H., hadir sebagai seorang narasumber, Ikhwan sendiri merupakan, seorang pakar hukum yang memberikan pemaparan mendalam, mengenai konsep desentralisasi, dan dampaknya terhadap pemerintahan daerah. Acara ini juga dipandu oleh Tayib selaku moderator.

Dalam sambutannya, Budianto Bulang menekankan bahwa, desentralisasi memberi kesempatan bagi daerah, untuk lebih mandiri dalam, mengelola sumber daya dan kebijakan sendiri.

“Otonomi daerah, adalah bentuk nyata dari demokrasi, yang memberi kewenangan lebih kepada pemerintah daerah, dalam mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ikhwan Syarif juga menjelaskan bahwa sejak era reformasi, kebijakan desentralisasi, telah membawa perubahan signifikan dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Baca Juga:  Sukses dilaksanakan Tahun 2024, Dispora Kaltim Kembali Lakukan Sosialisasi Kepemudaan di Tahun 2025

“Dengan otonomi daerah, pemerintah setempat memiliki kewenangan yang lebih luas, tetapi juga tanggung jawab yang besar, untuk memastikan kebijakan yang dibuat, benar-benar berpihak kepada rakyat,” jelasnya.

Dalam kegiatan kali ini, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini, juga menyoroti tantangan yang dihadapi, dalam pelaksanaan otonomi daerah, seperti masih adanya ketimpangan pembangunan, keterbatasan sumber daya manusia, serta pengawasan terhadap kebijakan daerah, agar tetap sesuai dengan prinsip demokrasi dan kepentingan masyarakat.

Syakir, Selaku Kepala Desa Segoi Makmur, sangat mendukung kegiatan ini, dirinya berterima kasih kepada DPRD Kaltim yang melaksanakan kegiatan PDD di Desa Segoi Makmur.

Baca Juga:  Anhar Kritik Pemotongan Anggaran Daerah dan Minta Evaluasi Program MBG

“Saya bersyukur, kali ini kita benar-benar dapat bersentuhan langsung dengan perwakilan kita di Provinsi. Memberikan edukasi dan pemahaman demokrasi kepada masyarakat, menurut saya ini hal yang harus di apresiasi. Semoga kedepannya ini terus berlanjut,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat, mengenai pentingnya peran pemerintah daerah, serta mendorong partisipasi aktif, dalam mengawal kebijakan yang berdampak pada kehidupan mereka.

“Kita ingin masyarakat semakin sadar, akan hak dan peran mereka, dalam mengawasi serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” tutupnya.

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA