Legislator Karang Paci Prihatin Dugaan Kematiaan Narapidana Lapas Kelas II Bontang, Budianto Bulang : Itu Warga Saya

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 14:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket: Anggota DPRD Prov. Kaltim, Budianto Bulang

Ket: Anggota DPRD Prov. Kaltim, Budianto Bulang

Lintasjejaring.com, Bontang – Dugaan kasus kekerasan dalam Lapas Kelas II Bontang kembali menjadi sorotan setelah seorang narapidana berinisial AFF (25) ditemukan meninggal dunia. AFF, warga asal Kutai Timur, diduga mengalami tindak kekerasan fisik sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Menanggapi kejadian ini, Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Budianto Bulang, mengungkapkan keprihatinannya dan mendesak pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh.

“Saya sangat prihatin dengan dugaan kekerasan ini. Semua warga binaan memiliki hak yang sama di hadapan hukum dan harus diperlakukan dengan baik. Kami meminta agar kasus ini diungkap secara transparan,” tegasnya saat ditemui di Gedung D DPRD Kaltim, Jumat (14/3/2025).

Budianto yang merupakan perwakilan dari daerah Kutai Timur, Bontang, dan Berau menegaskan dukungannya terhadap langkah hukum yang diambil Polres Bontang untuk mengusut kasus ini. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan lapas yang lebih baik dan bebas dari tindakan kekerasan.

Baca Juga:  Minim Penerangan di Palaran, Samri Shaputra Desak Pemkot Segera Bertindak

Jika terbukti ada pelanggaran, ia berharap ada tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Lebih dari itu, ia juga berencana meminta laporan resmi dari instansi terkait serta mendorong evaluasi terhadap sistem pengawasan di dalam lapas.

Baca Juga:  Kantongi Sejumlah Keluhan Warga, Rusdi Doviyanto Getol Pasang Telinga Ke Publik

“Korban ini adalah warga Kutai Timur, jadi ini juga menjadi tanggung jawab saya. Jika diperlukan, saya akan berkomunikasi dengan rekan-rekan di DPRD Kaltim, terutama di Komisi 1 yang membidangi untuk mendorong kebijakan yang lebih baik agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” pungkasnya.

Kasus ini kini dalam penyelidikan lebih lanjut, dan publik berharap kebenaran segera terungkap.

(*)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian
Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 
Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah
Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman
Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Imigrasi Samarinda Gandeng Media, Perkuat Transparansi dan Tangkal Disinformasi Keimigrasian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:01 WITA

Meski Akses Terbatas Hambat Penanganan Karhutla, BPBD Kaltim Pastikan Tetap Komitmen 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Sekjen Korda CMI Kaltim Kritik DLH Provinsi Soal Persoalan Sampah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Petugas dan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Lakukan Shalat Ghaib Untuk Alm. Endang Lintang Hardiman

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA