Lintasjejaring.Com – Pemerintah Desa Sangatta Utara berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dalam perang melawan stunting. Melalui intervensi gizi yang konsisten, angka kasus stunting di wilayah tersebut berhasil ditekan secara signifikan, dengan penurunan drastis mencapai 79 kasus dalam kurun waktu beberapa bulan.
Keberhasilan ini merupakan buah dari program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang digalakkan secara intensif. Program ini tidak hanya sekadar memberikan makanan bergizi kepada anak-anak yang teridentifikasi berisiko stunting, tetapi juga melibatkan pemantauan tumbuh kembang secara berkala dan edukasi berkelanjutan kepada para orang tua.
Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas hasil yang dicapai. Menurutnya, kesuksesan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi solid antara pemerintah desa, para kader Posyandu, petugas kesehatan, dan tentunya partisipasi aktif dari para orang tua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah kabar yang sangat membahagiakan dan menjadi bukti bahwa upaya kita bersama tidak sia-sia. Penurunan 79 kasus ini adalah angka yang sangat signifikan. Kami tidak berhenti di sini, kami akan terus mengawal agar tidak ada lagi kasus baru dan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Mulyanti.
Program PMT yang dijalankan meliputi pemberian menu makanan sehat dan seimbang yang dimasak secara gotong royong oleh para kader. Setiap anak yang masuk dalam program dipantau berat dan tinggi badannya secara rutin untuk memastikan intervensi gizi berjalan efektif. Keberhasilan Desa Sangatta Utara ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain dalam upaya bersama menuntaskan masalah stunting di Kutai Timur.









