Lintasjejaring.Com – Kesuksesan penyelenggaraan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) perdana di Kutai Timur (Kutim) langsung ditindaklanjuti dengan langkah strategis oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Tidak ingin euforianya meredup, Dispora kini tengah menyiapkan sebuah piala bergilir sebagai simbol supremasi tertinggi dalam ajang tersebut.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan gengsi dan menaikkan level kompetisi di antara perguruan tinggi. Lebih dari itu, Dispora secara tegas menargetkan POM untuk menjadi agenda wajib tahunan dalam kalender olahraga daerah.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengungkapkan bahwa keberadaan piala bergilir akan menjadi pemantik semangat yang kuat bagi setiap kontingen kampus untuk memperebutkannya. Menurutnya, ini adalah cara untuk membangun tradisi dan rivalitas yang sehat di kalangan mahasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebuah kompetisi akan lebih hidup jika ada simbol supremasi yang diperebutkan. Piala bergilir ini akan menjadi kehormatan bagi kampus yang berhasil meraihnya. Kami ingin POM menjadi agenda yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya, bukan lagi sekadar event insidental,” jelas Basuki.
Dengan menjadikannya agenda tahunan yang prestisius, Dispora berharap POM dapat secara konsisten menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet mahasiswa potensial yang akan diproyeksikan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan Kutim tidak pernah kehabisan talenta olahraga dari lingkungan akademis.









