Lintasjejaring.Com – Kesadaran akan bahaya sampah plastik kini tumbuh subur di kalangan generasi muda Kutai Timur. Tidak hanya sebatas teori di dalam kelas, para pelajar dari berbagai tingkatan sekolah kini turun tangan secara langsung, menggelar aksi nyata sebagai bentuk perlawanan terhadap pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik.
Gerakan yang dimotori oleh para siswa ini terlihat dalam berbagai kegiatan positif. Mulai dari aksi pungut sampah di lingkungan sekolah dan area publik, kampanye pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai, hingga lokakarya kreatif pembuatan kerajinan dari limbah plastik. Mereka membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menjadi agen perubahan.
Inisiatif ini mendapat apresiasi penuh dari berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim. Aksi nyata para pelajar ini dinilai sebagai langkah paling efektif dalam menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini. Mereka tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menginspirasi teman sebaya dan masyarakat luas untuk melakukan hal yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak bisa hanya diam dan menunggu. Lingkungan ini adalah masa depan kami, jadi kami harus menjaganya mulai dari sekarang,” ujar salah seorang siswa peserta aksi.
Dengan semangat yang membara, para pelajar ini menjadi garda terdepan dalam memerangi sampah plastik. Gerakan mereka menjadi harapan baru bahwa masa depan lingkungan Kutai Timur berada di tangan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan dan tanggung jawab ekologis yang tinggi.









