Pembangunan Sekolah Internasional di Loa Bakung, Ismail: Pemerataan Pendidikan Harus Jadi Prioritas

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 - 19:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi

Lintasjejaring.com, Samarinda — Proyek pembangunan sekolah berstandar internasional di kawasan Loa Bakung mulai menuai sorotan dari DPRD Kota Samarinda. Meski dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sejumlah pihak mengingatkan agar pembangunan ini tidak menjadi simbol kemajuan semata yang justru memperlebar ketimpangan antarsekolah.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menegaskan bahwa perhatian terhadap sektor pendidikan tidak boleh terpusat hanya pada satu titik pembangunan. Ia mengingatkan agar pemerintah kota tidak melupakan kondisi sekolah-sekolah negeri lainnya yang masih jauh dari kata layak.

“Sekolah unggulan bisa jadi role model, tapi bukan berarti jadi fokus tunggal. Pemerataan harus tetap menjadi prinsip utama dalam pembangunan pendidikan,” ujarnya, Kamis (26/6/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ismail mengakui bahwa kehadiran sekolah berbasis internasional yang menerapkan sistem bilingual dan dukungan fasilitas digital memang dapat membawa angin segar. Namun, manfaatnya dinilai akan kurang terasa jika tidak disertai dengan peningkatan kualitas pada sekolah lain, khususnya yang berada di wilayah pinggiran kota.

Baca Juga:  Borneo FC Menuju Asia, Renovasi Stadion Segiri Jadi Prioritas Bersama
Baca Juga:  Komisi III DPRD Berau Dukung Penuh Maratua Jazz 2025, Meski Diambil Alih Swasta

Menurutnya, selama ini masih banyak sekolah negeri yang bergulat dengan keterbatasan infrastruktur dan minimnya tenaga pendidik berkualitas. Ketimpangan ini, lanjutnya, berisiko memperdalam jurang akses pendidikan antarwilayah jika tak segera diatasi.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti skema penerimaan siswa melalui jalur seleksi berbasis tes akademik. Mekanisme ini, kata dia, berpotensi menciptakan diskriminasi jika tidak diawasi secara ketat.

“Seleksi bukan masalah, tapi harus transparan dan adil. Kita tidak ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu kehilangan peluang hanya karena sistem yang eksklusif,” jelas politisi dari PKS itu.

Ismail mendorong pemerintah kota agar menjadikan sekolah unggulan sebagai pemicu peningkatan kualitas secara menyeluruh, bukan sebagai proyek elitis. Ia menegaskan pentingnya membenahi seluruh rantai layanan pendidikan, mulai dari pembangunan fisik hingga peningkatan kapasitas guru.

“Yang penting adalah memastikan semua sekolah, bukan hanya satu-dua, mengalami kemajuan. Jangan sampai kehadiran sekolah internasional justru menciptakan kesenjangan baru,” pungkasnya.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian
31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung
Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda
Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang
Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.
DPRD Samarinda Desak Inspektorat Buka Hasil Audit Pasar Pagi, Siap Gelar Rapat Kerja.
Transfer Pusat Dipangkas, Utang Pemkot Samarinda Turut Di Kawal DPRD
Komisi IV DPRD Samarinda Minta Kepastian Anggaran Atlet Dipercepat, Persiapan Porprov Dinilai Tak Bisa Menunggu APBD Perubahan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Pendaftaran Tanah Warga Terdampak Tol Balikpapan-Samarinda Lambat, Budianto bulang Minta Kepastian

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WITA

31 Lulusan SD Belum Dapat Sekolah Negeri, DPRD Samarinda Kawal Penempatan hingga Evaluasi Daya Tampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WITA

Kendaraan di Samarinda Lampaui Jumlah Penduduk, Transportasi Massal Dinilai Tak Lagi Bisa Ditunda

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Komisi III DPRD Kota Samarinda Dorong Koordinasi dengan Kukar untuk Pembangunan Kolam Retensi Pampang

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WITA

Komisi III DPRD Samarinda Pastikan Lampu Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Kabel Dicuri.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA